Ojek Online Asal Jogja Ini Buka Akses ke Semua Dompet Digital Utama
Gebrakan tersebut ditempuh JogjaKita dengan membuka aksesnya ke semua dompet digital utama, yang tersedia di tanah air.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Layanan ojek online asal Yogyakarta, JogjaKita, menggulirkan gebrakan untuk memudahkan para pelanggaannya.
Gebrakan tersebut ditempuh JogjaKita dengan membuka aksesnya ke semua dompet digital utama, yang tersedia di tanah air.
GM JogjaKita, Dheny, mengatakan, terobosan itu membuat pelanggannya tak perlu ribet mengisi ulang saldo ketika hendak mengakses layanan.
"Mau pakai GoPay, ShopeePay, SpeedCash, PayLater, bahkan tunai, semua masuk. Semuanya bisa, semua sudah menyatu," tandasnya, Rabu (21/5/2025).
Ia menyebut, selama ini, pelanggannya dari kalangan anak kos, mahasiswa, dan pekerja muda sudah dibuat lelah bolak-balik transfer antar e-wallet, demi naik ojol atau beli makanan murah.
"Sekarang ngapain repot top-up kalau dompet digital kamu sudah lengkap di satu tempat. Kita bukan cuma mau bikin hidup lebih praktis, tapi juga lebih adil. Konsumen berhak bebas pilih, tanpa paksaan dompet tertentu," terangnya.
Menurutnya, JogjaKita bukan sekadar membuka pintu untuk banyak metode pembayaran, tetapi juga secara tidak langsung mengkritik sistem kompetitor.
"Terutama yang mewajibkan isi saldo aplikasi dulu baru bisa jalan. Model-model seperti itu dianggap menyusahkan dan bikin boros," tandasnya.
"Ini bukan cuma soal harga murah atau promo, tapi soal kemerdekaan konsumen. Kalau tren ini terus berlanjut, bukan nggak mungkin sistem top-up akan ditinggalkan," pungkas Dheny. (*)
| Prabowo Minta Potongan Komisi Aplikator Ojol di Bawah 10 Persen |
|
|---|
| Grab Luncurkan 13 Fitur Berbasis AI, Memudahkan Konsumen, Mitra, hingga Merchant |
|
|---|
| Bupati Hamenang Beri Bingkisan Idulfitri ke 500 Ojol-Opang di Klaten |
|
|---|
| Total Alokasi BHR Driver Grab Naik Dua Kali Lipat, Pengemudi di Yogyakarta Menanti Kepastian |
|
|---|
| Anggaran BHR Ojek Daring 2026 Capai Rp 220 Miliar, Pengemudi di Yogyakarta Menanti Kepastian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Driver-ojol-JogjaKita-saat-melakukan-konvoi.jpg)