Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya? 

Dengan mengubur kotoran, mereka dapat menyamarkan atau menghilangkan jejak dari predator yang akan atau sedang mengintai mereka. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
ist
Kucing jenis Russian Blue 

Dalam arti lain, kucing subordinat “takut” dengan kucing domain sehingga ia mengubur kotorannya sebagai tanda sopan santun. 

2. Menyamarkan Jejak dari Predator

Di alam liar, kucing mengubur kotorannya juga bertujuan untuk menghindari jejak dari predator. 

Patut kalian ketahui, bahwa kucing memiliki kemampuan untuk membedakan kotoran satu sama lain. 

Hebat, bukan? 

Hal itu terjadi karena kucing memiliki feromon zat kimia yang unik dalam urin dan feses mereka sehingga setiap kotoran kucing dapat dibedakan oleh para predator atau sesama kucing

Dengan mengubur kotoran, mereka dapat menyamarkan atau menghilangkan jejak dari predator yang akan atau sedang mengintai mereka. 

Kini, kamu telah mengetahui alasan kenapa kucing cenderung mengubur kotorannya, yaitu karena rasa hormat kepada kucing domain dan menghapus jejak. 

Lantas, pernahkah kamu bertanya, mengapa kucing domestik juga melakukan hal tersebut?

Jika dipikir-pikir, kucing domestik tidak bersanding dengan kucing domain dan terhindar dari predator, seperti di alam liar. 

Jawabannya, adalah karena kucing domestik melihat pemiliknya sebagai kucing besar yang dominan. 

Oleh karena itulah, kucing domestik juga memiliki kebiasaan mengubur kotorannya. 

Lantas, bagaimana dengan kucing domestik yang suka buang kotoran di sembarang tempat? 

Kucing domestik yang demikian berarti telah merasa sebagai kucing domain. 

Ia sudah melihat kita bukan sebagai kucing besar yang dominan, melainkan dirinyalah yang telah merasa menjadi kucing domain. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved