Mengapa Kucing Mengubur Kotorannya?
Dengan mengubur kotoran, mereka dapat menyamarkan atau menghilangkan jejak dari predator yang akan atau sedang mengintai mereka.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Adakah yang suka dengan kucing atau memiliki kucing peliharaan?
Jika kamu perhatikan, kucing cenderung mengubur kotorannya dengan pasir.
Lantas, mengapa kucing melakukan itu?
Apa karena kucing selalu menerapkan konsep “kebersihan sebagian dari iman”?
Jawabannya, bukan.
Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan di bawah ini:
1. Kucing Domain dan Subordinat
Tahukah kamu, bahwa tidak semua kucing mengubur kotorannya?
Hal itu dilakukan untuk kucing domain.
Kucing domain adalah kucing yang menguasai suatu daerah tertentu.
Dengan begitu, kucing domain tidak mengubur kotorannya untuk menunjukkan kepada kucing lain bahwa daerah tersebut adalah kekuasaannya.
Sebaliknya, kucing subordinat.
Kucing subordinat adalah kucing yang tunduk pada otoritas tertinggi di suatu daerah.
Kucing subordinat ini adalah kucing yang mengubur kotorannya.
Hal itu dilakukan untuk mematuhi kucing domain.
| Seribuan Hewan Kurban di Sleman dan Bantul Terinfeksi Cacing Hati |
|
|---|
| Iduladha 1447 H: 28.760 Hewan Kurban Disembelih di Sleman |
|
|---|
| Sapi Misterius Jenis Simental Jumbo Seberat 1,1 Ton Dikirim ke Salah Satu Masjid di Sleman |
|
|---|
| Rahasia Masjid Jogokariyan Sukses Eksekusi 148 Hewan Kurban dalam Lima Jam: Kolaborasi Jadi Kunci |
|
|---|
| Sebanyak 466 Hewan Kurban di Bantul Terinfeksi Cacing Hati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kucing-jenis-Russian-Blue.jpg)