FC Barcelona

Perjalanan Koleksi Juara Laliga Spanyol ke 28 Barca dari Masa ke Masa

FC Barcelona memenangkan juara Laliga Spanyol yang ke-28 sekaligus melengkapi treble domestik pada tahun 2024/25 dengan La Liga, Copa del Rey

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
fcbarcelona.com
SELEBRASI RUANG GANTI: Pemain dan staf FC Barcelona merayakan kemenangan setelah mengunci gelar juara laliga Spanyol, Kamis (16/5/2025). 

 

Tribunjogja.com Spanyol -- FC Barcelona memenangkan juara Laliga Spanyol yang ke-28 sekaligus melengkapi treble domestik pada tahun 2024/25 dengan La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. 

Dengan demikian berakhirlah musim sepak bola yang mendebarkan, yang merupakan langkah pertama menuju masa depan yang sangat menjanjikan dengan banyaknya pemain muda yang belum mencapai puncaknya dan seorang pelatih yang sangat disukai para penggemar.

Gelar ini merupakan bab terbaru dalam kisah sukses yang dimulai sejak tahun 1929, ketika Barça memenangkan edisi pertama kejuaraan liga Spanyol. 

Sejak saat itu, rekornya semakin membaik, bersamaan dengan perkembangan gaya yang kini dikagumi di seluruh dunia. 

Dari Samitier hingga Lamine Yamal, dengan pemain seperti Kubala, Guardiola, dan Xavi Hernández di antaranya, 28 liga ini telah menghadirkan kenangan yang akan selalu dikenang.

Hansi Flick membimbing tim meraih gelar hanya dua tahun setelah kemenangan terakhirnya pada 2022/23.

Dimana klub mengumpulkan sepuluh gelar Liga yang mengesankan dalam 17 tahun terakhir. 

Dan itu terjadi dengan gaya sepak bola yang berani dan menarik yang telah dianut sepenuhnya oleh generasi muda, yang menunjukkan bahwa tim yang telah membuat prestasi luar biasa kemungkinan akan terus menikmati kesuksesan seperti sebelumnya.

Kisah Barca Era Hansi Flick: Juara Piala Super Spanyol, Copa del Rey, Laliga Spanyol

Transisi dan Warisan 

2008/09 dapat dikatakan sebagai tahun ketika Barça memasuki dimensi baru. 

Sejak saat itu hingga 2019, pita-pita Blaugrana telah dipasang pada trofi La Liga tidak kurang dari sepuluh kali.

Mereka adalah tim-tim yang dilatih oleh Pep Guardiola, Tito Vilanova, Luis Enrique Martínez, dan Ernesto Valverde tidak menyisakan keraguan dan menjadi kekuatan dominan dalam sepak bola Spanyol.

Leo Messi, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah La Liga dengan 474 gol, jelas merupakan sosok yang menonjol, tetapi pemain-pemain seperti Xavi Hernández, Andrés Iniesta, Sergio Busquets, Gerard Piqué, Jordi Alba, dan banyak pemain lainnya juga turut ambil bagian.

Mungkin musim yang paling luar biasa adalah saat Barça memecahkan batas 100 poin di bawah asuhan Tito Vilanova. 

Pada musim 2012/13, tim hanya kalah dua kali, imbang empat kali, dan menang 32 kali, mencetak 115 gol dan hanya kebobolan 40 gol.

Baca juga: FC BARCELONA: Hansi Flick Ungkap Kunci Sukses Barca Musim 2024/2025

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved