Candi Borobudur Disiapkan Jadi Pusat Spiritualitas Buddha Dunia
Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengatakan, pengembangan wisata spiritual di kawasan Candi Borobudur
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Hari Raya Waisak menjadi momentum untuk menguatkan Borobudur sebagai pusat spiritualitas Buddha, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia.
Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengatakan, pengembangan wisata spiritual di kawasan Candi Borobudur membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
"Pariwisata tidak bisa sendirian, BUMN tidak bisa sendirian. Semua pihak harus terlibat. Kami dari Kementerian Agama, khususnya di Bimas Buddha, juga berperan aktif," ujar Supriyadi, Rabu (13/5/2025).
Pihaknya telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Taman Wisata Candi Borobudur, InJourney, dan BUMN pariwisata sejak 2022, guna membangun sebuah ekosistem perjalanan spiritual (pilgrim tourism) yang berkelanjutan.
"Kita tidak ingin pilgrim hanya datang satu jam, naik ke struktur candi lalu selesai. Harus ada pemaknaan, kenapa mereka naik, apa pesan spiritualnya," ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong format perjalanan religi yang menyeluruh, tidak hanya mencakup Candi Borobudur, tetapi juga candi-candi Buddha di sekitarnya, seperti Candi Mendut, Pawon, dan Ngawen.
Ia bahkan berencana mengimbau agar setiap penyelenggara kegiatan keagamaan menetapkan minimal satu atau dua malam menginap di kawasan Borobudur.
“Kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa berkunjung ke Borobudur bukan sekadar melihat struktur fisik, tapi menyelami substansi ajaran yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya edukasi, Kemenag juga telah menyiapkan materi pendukung berupa virtual tour 360 derajat dan teknologi VR Candi Borobudur.
Materi tersebut ditujukan agar calon peziarah memahami nilai-nilai spiritual candi bahkan sebelum berkunjung langsung.
Dirinya juga menyebut akan melakukan uji coba program ini bersama para pegiat budaya di sekitar Borobudur.
Ia menambahkan, ekosistem ini penting karena tidak hanya berbicara tentang fisik, tetapi juga spiritualitas, budaya, dan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar Borobudur.
“Harapan kami, cita-cita menjadikan Borobudur sebagai pusat spiritualitas Buddha Indonesia dan dunia bisa terwujud,” pungkasnya. (tro)
| Replika Catra Jadi Ikon Utama Kirab Pusaka Nusantara 2026 |
|
|---|
| HUT Kota Magelang, Wali Kota 'Resik-resik Bareng' di Pasar hingga Fasilitas Umum |
|
|---|
| Lemhannas Gembleng Ketua DPRD Se-Indonesia: Siap Hadapi Ancaman Siber hingga Disrupsi Teknologi |
|
|---|
| Pesan Tembakau Sintetis via Instagram, Pemuda 22 Tahun di Magelang Diciduk Polisi |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat KKN Ujung-ujungnya 'Njambret', Komplotan Curas Lintas Daerah Dibekuk Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Candi-Borobudur-Disiapkan-Jadi-Pusat-Spiritualitas-Buddha-Dunia.jpg)