Soal ASPD SMP Diduga Bocor

KRONOLOGI Soal ASPD SMP di Jogja Diduga Bocor hingga Orang Tua Minta Ujian Diulang

Ujian ASPD (Asesmen Standar Pendidikan Daerah) jenjang SMP di Yogyakarta diduga mengalami kebocoran soal. Dugaan ini muncul setelah ada tangkapan

Pixabay.com / F1 Digitals
Ilustrasi ujian 

TRIBUNJOGJA.COM - Ujian ASPD (Asesmen Standar Pendidikan Daerah) jenjang SMP di Yogyakarta diduga mengalami kebocoran soal. 

Dugaan ini memicu keresahan di kalangan orang tua siswa, yang kemudian mendesak pihak berwenang untuk mengulang pelaksanaan ujian demi menjamin keadilan dan kredibilitas penilaian

Berikut kronologi lengkap mengenai soal ASPD jenjang SMP di Yogyakarta diduga bocor:

1. Kabar dugaan kebocoran mencuat di media sosial

Kabar dugaan bocornya soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) SMP di Yogyakarta mencuat di berbagai lini media sosial, Selasa (6/5/25) sore.

Berdasar kabar yang tersebar luas, dokumen yang diduga bocor, atau sengaja dibocorkan tersebut, merupakan soal untuk mata pelajaran (mapel) literasi numerasi (Matematika).

Sejumlah tangkapan layar percakapan siswa terkait kebocoran soal ASPD tersebut bertebaran di media sosial X.

Informasi yang beredar pun menyebut, asal-muasal kebocoran soal ASPD itu bersumber dari salah satu SMP negeri di Kota Yogyakarta.

2. Disdikpora Kota Yogyakarta belum mendapatkan laporan valid

Meski demikian, saat dikonfirmasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta mengaku belum mendapatkan laporan valid terkait sengkarut tersebut.

"Kami malah belum tahu. Kita akan dalami, akan kita telusuri informasinya," tandas Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Yogya, Hasyim.

Sehingga, sampai saat ini, dirinya belum bisa memaparkan lebih jauh mengenai kabar yang sudah terlanjur viral di berbagai media sosial itu.

Baca juga: Viral! Soal ASPD SMP Diduga Bocor, Disdikpora Kota Yogyakarta Lakukan Penelusuran

Namun, ia memastikan, Disdikpora Kota Yogya bakal melangsungkan penelusuran, untuk memastikan kebenaran dari rangkaian informasi tersebut.

"Kami akan telusuri ke sekolahnya. Coba kami carikan informasi yang valid, karena belum ada laporan. Sekarang potensi bocornya di mana, bentuk kebocorannya seperti apa, kita belum tahu. Kami dalami dulu informasinya," cetusnya.

3. Salah satu orang tua siswa minta ujian diulang

Salah satu orangtua siswa, Baharuddin Kamba, mengaku sangat terpukul ketika mendengar kabar tersebut dari anaknya.

Sebab, jerih payah anaknya yang belajar tanpa mengenal lelah selama beberapa bulan terakhir sontak runtuh akibat informasi kebocoran soal yang beredar masif sejak sore itu.

"Anak saya langsung nangis. Selama 3-4 bulan persiapan menghadapi ujian ASPD, kita sebagai orangtua kan keluar biaya les, baik di sekolah atau privat di rumah, lumayan loh," katanya.

4. Ortu siswa minta ada tim independen telusuri dugaan kebocoran

Oleh sebab itu, Kamba mendesak pembentukan tim independen untuk menelusuri dugaan kebocoran soal di salah satu SMP negeri di Kota Yogya tersebut. 

Menurutnya, upaya itu penting guna menjaga independensi dalam menelusuri dugaan praktik-praktik kecurangan ujian ASPD SMP, khususnya mata pelajaran matematika. 

"Jika memang ada kecurangan, ya ASPD khusus mapel matematika di SMP itu harus diulang, serta dilakukan pengawasan secara ketat," tegasnya.

"Kemudian, pihak-pihak yang terlibat, harapannya tidak hanya dikenai sanksi administratif saja, tapi bisa sampai ke sanksi pidana," tambah Kamba.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari / Azka Ramadhan )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved