Pandemic Rage Bangkit dengan Formasi Baru dan Dua Single Penuh Amarah
Unit hardcore asal Bantul, Yogyakarta, Pandemic Rage, resmi bangkit dari masa hibernasinya dengan formasi baru yang lebih berani.
Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Karya ini ada sebagai sarana untuk menyalurkan kemarahan, sebagai ajang mencari kedamaian, entah untuk diri sendiri atau orang lain.
Sementara itu, ‘Unjustice’ muncul sebagai upaya unjuk rasa lewat karya. Sebagai bentuk ujaran kemarahan atas suara yang telah lama terbungkam. Sebagai sajak penyuara atas teriakan-teriakan yang tak didengarkan.
Lagu ini tentang kebencian ketika berhadapan dengan pejabat serakah. Orator yang pada mulanya ber-orasi hanya sebagai bentuk basa basi.
Setelah mereka semua memperoleh jabatan, semua janji terlupakan.
“Kami muak atas apa yang telah terjadi di negara ini. Korupsi, hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah, serta segala huru-hara yang berada di dalamnya. Kami benci sistem pemerintahan disini, oleh karena itu, kami bertindak melalui lagu. Barangkali sajak ini dapat menyuarakan hingga semuanya terdengar dan tertelan,” tegasnya.
Pandemic Rage berharap, kebebasan murni akan segera datang. Tak hanya itu, semoga negara ini tidak selamanya kacau.
Lebih lanjut dijelaskan, kedua lagu tersebut diproduksi secara mandiri, mulai dari penggalian referensi, diskusi, rekaman, hingga proses mixing dan mastering. Seluruh proses produksi memakan waktu sekitar dua bulan.
“Perekaman lagu dilakukan secara mandiri dan melalui bantuan teman kami, mixing mastering dilakukan oleh band kami sendiri, hingga pada tahap peluncuran dua lagu tersebut, kami sendiri juga yang melakukannya,” imbuhnya.
Untuk referensi, mereka menjadikan band Terror sebagai pacuan awal. Lalu seiring berjalannya waktu, mereka murni mengadaptasi ide-ide sendiri dalam penciptaan aransemen.
Tak berhenti sampai di situ, Pandemic Rage juga tengah menyiapkan album penuh bertajuk ‘MAKE US SICK’ yang rencananya akan dirilis tahun ini.(nto)
| Album Perdana SMARAI ‘Semai’ Hadirkan Lagu-lagu tentang Luka, Penerimaan, dan Optimisme |
|
|---|
| YUHU. Rilis ‘Bertemu Di Sini’, Lagu Tentang Rindu dan Harapan untuk Bertemu Kembali |
|
|---|
| Mitty Zasia Rilis “Jujur Saja Arahnya Mau Kemana”, Dibuat Mengalir Penuh Kebebasan |
|
|---|
| Ruzan & Vita Gelar “Pesta Rock n Roll Jakarta Tour”, Promosikan Album Baru Lewat Konser Intim |
|
|---|
| Dari Bantul, Bleeedrz Rilis Album Debut Penuh Eksperimen Noise Pop |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pandemic-Rage-Bangkit-dengan-Formasi-Baru-dan-Dua-Single-Penuh-Amarah.jpg)