Lonjakan Kendaraan di DIY Selama Libur Lebaran 2025, Tercatat Hampir Lima Juta Pergerakan Kendaraan
Dinas Perhubungan (DIshub) DIY mencatat hampir lima juta kendaraan keluar masuk wilayah tersebut selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Libur Lebaran 2025 mencatat lonjakan signifikan dalam pergerakan kendaraan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dibukanya Tol Tamanmartani–Prambanan secara fungsional menjadi salah satu faktor utama peningkatan ini.
Dinas Perhubungan (DIshub) DIY mencatat hampir lima juta kendaraan keluar masuk wilayah tersebut selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan DIY, Sumariyoto, menyebutkan bahwa total pergerakan kendaraan selama momen Lebaran tahun ini mencapai 4.978.963 unit.
Angka ini melonjak drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatat 2.259.671 kendaraan.
Artinya, terdapat kenaikan sebanyak 2.719.292 pergerakan kendaraan.
“Dibandingkan tahun 2024, pergerakan kendaraan libur Lebaran tahun ini naik drastis. Tahun ini jumlahnya bahkan mendekati pergerakan kendaraan pada 2023,” kata Sumariyoto, Rabu (9/4/2025).
Sebagai perbandingan, jumlah pergerakan kendaraan pada 2023 tercatat mencapai 5.199.682.
Meski belum melampaui angka tersebut, lonjakan tahun ini menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat di momen hari raya.
Baca juga: Gerbang Tol Prambanan Dibuka sampai 8 April 2025, Jalur Fungsional Prambanan-Tamanmartani Ditutup
Secara rinci, Dishub DIY mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah DIY selama Lebaran 2025 sebanyak 2.537.746 unit, sementara kendaraan yang keluar tercatat 2.441.217 unit.
Tahun lalu, angka kendaraan masuk hanya 1.064.140, dan kendaraan keluar sebanyak 1.195.531 unit.
Sumariyoto menyebutkan, lonjakan ini tidak lepas dari keberadaan infrastruktur baru yang memperlancar arus kendaraan.
Pembukaan fungsional Jalan Tol Tamanmartani–Prambanan pada musim mudik tahun ini memungkinkan pengendara dari arah timur mengakses DIY dengan lebih cepat dan efisien.
“Tahun ini lonjakannya luar biasa. Infrastruktur tol itu menjadikan pergerakan kendaraan meningkat signifikan,” ujarnya.
Dishub DIY memantau lalu lintas di tiga titik strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap pergerakan kendaraan di wilayah DIY, yaitu Posko Prambanan, Tol Tamanmartani, dan Gerbang Tol Otomatis (GTO) Prambanan.
Trans Jogja Dikeluhkan Turunkan Penumpang Sebelum Tujuan Akhir, Dishub DIY Klarifikasi |
![]() |
---|
Inovasi AI 'LANTIP' dari Dishub DIY, Diklaim Bisa Tekan Pelanggaran Kecepatan hingga 61 Persen |
![]() |
---|
Dishub DIY Tunggu Izin Kraton, Relokasi Pedagang dan Jukir TKP Abu Bakar Ali ke Menara Kopi Tertunda |
![]() |
---|
Dishub DIY Soroti Operasional Ilegal Bajaj Maxride, Peringatkan Pengelola Hentikan Layanan |
![]() |
---|
Trayek Bus Listrik DIY Dialihkan, Uji Coba Fokus Kawasan Sumbu Filosofis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.