Motor Bebek Lawas: Nostalgia yang Kembali Jadi Tren

Model seperti Honda C70, Astrea, Yamaha Alfa, dan Suzuki RC kembali diminati karena desain klasiknya yang ikonik serta ketangguhan mesinnya. 

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
Motor Honda C70 miliki Bagus Yudhistira 

Tidak jarang pengendara motor klasik mendapatkan apresiasi dari sesama pengguna jalan, seperti anggukan kepala atau bahkan acungan jempol saat berhenti di lampu merah. 

"Terkadang saya juga mendapat jempol dari pengendara lain ketika berhenti di lampu merah," bebernya. 

Perkembangan dunia custom motor bebek lawas pun semakin pesat.

Baik motor dua tak maupun empat tak kini memiliki komunitas yang kuat dan aktif. Para modifikator semakin kreatif.   

"Para modifikator sekarang sangat kreatif dan inovatif, baik dari segi striping, cat motor, chrome, hingga perpaduan aksesoris," jelas Bagus. 

Tidak heran jika harga motor yang sudah dimodifikasi bisa melambung tinggi, bahkan dianggap tidak masuk akal oleh sebagian orang.

Bagi para pemula di dunia modifikasi, tren ini justru menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan menyalurkan kreativitas mereka dalam dunia otomotif.

Sebelumnya, Rinda Trisnanta, pemilik Garasi Tua Jogja mengungkapkan bahwa trend motor bebek lawas sangat stabil, condong meningkat dengan tren modifikasi original look atau mengembalikan seperti keluar dari dealer. 

Menurutnya, motor ini banyak diminati karena dari segi bentuknya yang timeless, simpel, mesin bandel dan nyaman dikendarai di segala medan. Terlebih, saat ini part dan aksesorisnya juga masih melimpah.  

“Sampai tahun 2025 ini peminat masih didominasi generasi lama yang dulu pernah mengendarai atau hidup di era honda astrea berjaya,” imbuhnya. 

Terkait modifikasi yang banyak diminati, menurutnya sejauh ini paling banyak yang dipesan adalah original look.

Namun demikian ada beberapa perkembangan menuju japanese style, seperti single seat, kombinasi bracket/keranjang belakang, velg model monoblock dan bagian depan menggunakan windshield ukuran besar.

Menurut, perkembangan medsos juga semakin mempermudah mereka yang ingin mencari motor klasik idaman, begitu juga yang dirasakan oleh para modifikator.  

“Semakin banyak spare part maupun aksesoris yang ori, maka dapat mendongkrak harga motor tersebut, begitu juga yang sudah restorasi harga bisa sangat mahal,” tandasnya.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved