Hikmah Ramadan 1446 H

Fenomena War Takjil Bulan Ramadan

Fenomena war takjil yang marak selama bulan Ramadan menunjukkan keterlibatan umat Muslim dan non-Muslim dalam berburu jajanan takjil, 

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Hilman Abdullah Guru & Musyrif MAN PK MAN 1 Yogyakarta 

Oleh: Hilman Abdullah Guru & Musyrif MAN PK MAN 1 Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM - Bulan Ramadan, sebagai bulan penuh berkah dan rahmat, tidak hanya memberi dampak spiritual bagi umat Muslim, tetapi juga mempererat hubungan antar umat beragama. 

Fenomena war takjil yang marak selama bulan Ramadan menunjukkan keterlibatan umat Muslim dan non-Muslim dalam berburu jajanan takjil, 

Keterlibatan non-Muslim yang ikut menjajakan jajanan takjil, atau sebaliknya umat Muslim yang tidak terganggu dengan non-Muslim yang ikut berburu jajanan takjil, menandakan bulan Ramadan sebagai sarana pemersatu.

Ramadan, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW, adalah bulan penuh berkah, di mana pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup, memberikan rahmat bagi seluruh umat manusia.

Rasulullah bersabda: Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. (HR Ahmad). 

Kata “berkah” didefinisikan oleh para ulama sebagai ziadatun fi al-khoir atau al-khoir ba’da al-khoir yang berarti bertambah-tambahnya kebaikan.

Hal ini menunjukkan bahwa bulan Ramadan tidak hanya berfokus pada perbaikan kualitas spiritual, tetapi juga menciptakan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang positif bagi masyarakat.

Dengan demikian, war takjil menjadi simbol dari Ramadan yang menyatukan umat beragama, menjaga kerukunan sosial, dan memberikan manfaat ekonomi. 

Ramadan bukan hanya untuk umat Muslim, tetapi juga sebagai bulan yang membawa kedamaian, kesejahteraan, dan rasa saling menghargai di tengah keberagaman Indonesia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved