Antisipasi Kepadatan, Pemda DIY Terapkan Pengalihan Arus di Titik Masuk Kota
Masyarakat yang tidak memiliki tujuan utama ke pusat kota akan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan kendaraan yang masuk ke Kota Yogyakarta selama libur panjang.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono, usai rapat koordinasi bersama jajaran terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengarahkan agar dilakukan pengendalian arus lalu lintas di sejumlah titik masuk menuju Yogyakarta.
Salah satu langkah yang akan diterapkan adalah pemasangan sekat di beberapa akses utama menuju kota.
“Kehadiran tol fungsional yang baru dibuka akan mempermudah akses ke Yogyakarta, tetapi juga berpotensi menambah kepadatan kendaraan. Oleh karena itu, sekat ini berfungsi sebagai pengendali agar arus kendaraan tidak menumpuk di dalam kota,” ujar Beny, Senin (17/3).
Masyarakat yang tidak memiliki tujuan utama ke pusat kota akan diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif.
Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah mengalihkan kendaraan dari arah timur yang menuju Prambanan agar memilih jalur ke selatan atau ke utara tanpa harus masuk ke Kota Yogyakarta.
“Bagi pengendara yang masih memilih jalur menuju pusat kota, aparat kepolisian akan memberikan imbauan langsung agar mereka beralih ke ring road dan melanjutkan perjalanan ke utara atau selatan,” jelasnya.
Selain pemasangan rambu-rambu lalu lintas, aparat kepolisian serta petugas terkait akan memberikan sosialisasi aktif kepada pengendara guna memastikan kelancaran arus.
Dengan langkah ini, diharapkan kepadatan di pusat kota dapat dikurangi dan perjalanan masyarakat menjadi lebih nyaman.
Selain arus kendaraan yang masuk dari luar daerah, kondisi di dalam kota juga menjadi perhatian, terutama dengan banyaknya jumlah orang yang akan masuk ke wilayah DIY.
Di sisi lain, mahasiswa yang menimba ilmu di Yogyakarta diperkirakan akan mudik selama liburan.
Hal ini berpotensi meningkatkan aktivitas di pusat kota serta meningkatkan kebutuhan akan berbagai fasilitas umum dan logistik.
“Dengan durasi libur yang lebih panjang, permintaan terhadap berbagai kebutuhan di dalam kota juga akan tetap tinggi. Oleh karena itu, upaya menjaga kondusifitas wilayah harus tetap dilakukan,” tambah Beny.
Pemda DIY bersama jajaran kepolisian dan stakeholder terkait terus melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan kelancaran mobilitas warga serta pengunjung selama periode libur panjang ini.
| Jadwal dan Lokasi SIM Keliling dan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Selasa 14 April 2026 |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Selasa 14 April 2026: Teramati 12 Kali Guguran Lava ke Arah Kali Krasak |
|
|---|
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini Selasa 14 April 2026 dari St. Tugu |
|
|---|
| Tiket dan Jadwal KRL Jogja Solo Hari Selasa 14 April 2026 dari St. Tugu |
|
|---|
| Fakta-fakta Meninggalnya Driver Online di Gedongtengen Jogja: Identitas dan Dugaan Penyebab Kematian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Satlantas-Polresta-Sleman-Tambah-Dua-Pos-Pantau-Seputar-Exit-Tol-Tamanmartani.jpg)