Satpam di Sleman Simpan Senpi

BREAKING NEWS : Satpam di Sleman Simpan 4 Senpi, Diduga Akan Diselundupkan ke KKB Papua

Senjata api masih aktif tersebut diamankan oleh Tim Jatanras Polda DIY yang membackup penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua.

|
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Istimewa
ILUSTRASI - Senjata api dan amunisi. Sebanyak empat pucuk senjata api diamankan dari sebuah rumah di Dusun Gunung Blimbingan, Kelurahan Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak empat pucuk senjata api diamankan dari sebuah rumah di Dusun Gunung Blimbingan, Kelurahan Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman.

Senjata api masih aktif tersebut diamankan oleh Tim Jatanras Polda DIY yang membackup penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua.

Penangkapan ini merupakan rangkaian dari tim gabungan untuk menggagalkan penyelundupan senjata api berikut amunisinya yang diduga akan disuplai ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. 

"⁠Benar, Polda DIY membackup penangkapan DPO Polda Papua dan kepemilikan Senpi tersebut. Jumlahnya 4 pucuk senjata api," kata Dir Krimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, Kamis (13/3/2025). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengamanan senjata api berikut ratusan amunisinya di wilayah Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman ini dilakukan pada Minggu (9/3/2025) lalu.

Pelaku yang menyimpan senjata api ini adalah AP, (26), yang berprofesi sebagai petugas keamanan di sebuah Sekolah SMA di Kabupaten Sleman. 

"Profil pelaku security dari salah satu SMA di Kabupaten Sleman," terangnya. 

Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Korupsi WiFi Gratis di Dinas Kominfo Sleman, 10 Orang Diperiksa 

Penangkapan AP ini merupakan rangkaian dari Satgas Damai Cartenz bersama gabungan empat Polda di Indonesia untuk menggagalkan suplai senjata api dan amunisi yang diduga akan disalurkan ke KKB di Papua.

Keempat Polda yang terlibat adalah Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Polda Jawa Timur.

Dilansir dari Tribunnews, ada tujuh tersangka dalam jaringan dugaan penyelundupan senjata ini. Mereka adalah Yuni Enumbi dan Eko Sugiyono.

Keduanya pecatan anggota TNI AD. Berikutnya, Teguh Wiyono, M. Harianto, M Kamaludin dan Pujiono.

Ke empat pelaku ini ditangkap oleh Polda Jatim di Bojonegoro. Mereka memiliki peran masing-masing.

Mulai dari pembuat, perakit, hingga mengirimkan senjata ke Papua melalui jalur laut. 

Adapun tersangka terakhir adalah AP (Adi Pamungkas), yang ditangkap di Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman. Dari tangan AP, polisi menyita empat senpi dan 262 amunisi. 

Awal Mula Terbongkar 

Terbongkarnya kasus ini bermula dari informasi yang diterima Polda Papua adanya penyeludupan senjata yang diduga untuk menyuplai KKB Papua.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Polda Papua bersama Satgas Operasi Damai Cartenz dengan melakukan pemantauan sejak awal Maret 2025.

Yuni Enumbi ditangkap pada 6 Maret di Keerom, Papua.

Penangkapan Yuni Enumbi ini menjadi pintu masuk dan mendorong Polda Papua bekerjasama dengan Polda di Indonesia untuk mengamankan para tersangka lainnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved