Polemik Peternakan Babi di Plumutan Bantul, Ini Kata Pak Dukuh
Dukuh Plumutan, Cahyo Rahmat Romadlon, mengatakan saat ini lokasi tempat peternakan babi itu masih aktif.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Permasalahan terkait peternakan babi di Padukuhan Plumutan, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, tak kunjung tuntas.
Dukuh Plumutan, Cahyo Rahmat Romadlon, mengatakan saat ini lokasi tempat peternakan babi itu masih aktif.
Bahkan, diperkirakan jumlahnya mencapai 50 ternak babi.
"Ternak yang kemarin masih operasi. Tapi, beberapa waktu lalu kita ada audiensi sama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul dan beberapa pihak, hasilnya tetap nanti ada pengosongan," katanya kepada Tribunjogja.com, Rabu (12/3/2025).
Namun, pengosongan itu bukan berarti tutup permanen.
Kata Cahyo, pengosongan yang dimaksud adalah tutup sementara tempat usaha peternakan babi.
Lalu, untuk langkah selanjutnya masih akan ada pendampingan.
"Karena, sementara ini, kebijakan yang diambil adalah untuk aman, tentram, dan tidak terjadi konflik lagi. Terus, nanti langkah selanjutnya, mungkin ada kebijakan mau dipindah ke mana, atau dicarikan lahan di mana," jelas dia.
Baca juga: Satpol PP Ungkap Alasan Tak Kunjung Beri Surat Peringatan ke Pemilik Ternak Babi di Plumutan
Pihaknya berharap, kebijakan yang diambil oleh Satpol PP Bantul itu dapat memberikan manfaat dan keadilan bagi kedua belah pihak yakni masyarakat atau warga setempat dan pemilik usaha ternak babi.
Sekadar informasi, permasalahan ternak babi itu muncul, dalam beberapa waktu lalu.
Di mana, masyarakat merasa resah akan bau atau polusi ternak babi tersebut. Kemudian, lokasi peternakan itu dekat dengan permukiman masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul, Jati Bayubroto, menegaskan kepada pemilik ternak babi untuk dihentikan dan dikosongkan. Lalu, langkah selanjutnya akan diperbincangkan kembali.
"Kebijakan itu diambil karena kami diperintah oleh Bapak Bupati Bantul untuk segera mengambil keputusan," tandas Jati.(*)
| Demi Keamanan Lingkungan, Pemkab Bantul Bakal Pantau SPPG untuk Cek Izin PBG dan IPAL |
|
|---|
| Diduga Keracunan MBG, Belasan Siswa SD di Bantul Dilarikan ke Puskesmas |
|
|---|
| Jelang Iduladha 2026, Pemkab Bantul Pastikan Stok Hewan Kurban Aman dan Mencukupi |
|
|---|
| Cerita Perenang Asal Bantul Pecahkan Rekornas dan Lampaui Rekor SEA Games di Kejurnas Akuatik 2026 |
|
|---|
| Cegah Kekerasan, Pemkab Bantul Segera Terbitkan Aturan Pengelolaan TPA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sejumlah-Warga-Plumutan-Bantul-datangi-DLH-Bantul.jpg)