Januari-Maret, 70 Orang di Sleman Kena PHK, Bayang-bayang Deflasi Mengintai
Penyebab PHK tentu dipicu oleh beragam faktor. Ini perlu antisipasi apalagi momen ramadan dan lebaran tahun ini di Kabupaten Sleman dibayangi deflasi.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 70 orang di Bumi Sembada harus kehilangan sumber nafkah setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Jumlah tersebut merupakan angka akumulasi yang tercatat periode Januari hingga Maret 2025. Pemutusan kerja ini melanda pelbagai sektor usaha.
"Data kami untuk PHK yang melapor di tahun 2025 ada 70 orang. (Mereka pekerja) dari berbagai sektor," kata Kepala Disnaker Kabupaten Sleman, Sutiasih, Senin (10/3/2025).
Untuk kasus PHK ini ada yang sudah benar-benar selesai. Namun demikian beberapa kasus di antaranya masih menimbulkan perselisihan hubungan industrial karena perbedaan pendapat mengenai hak dan kepentingan dalam pemutusan hubungan kerja.
Disnaker, kata Asih, terus memonitor terhadap permasalahan ketenagakerjaan di Bumi Sembada.
Beberapa upaya juga ditempuh di antaranya dengan melakukan deteksi dini secara online maupun offline di posko aduan, menerima laporan PHK hingga perundingan tripartit.
Menurut dia, jumlah kasus PHK di Sleman ini masih cenderung relatif sedikit dibanding tahun lalu.
"Untuk tahun 2024, kasus PHK ada 1.071 orang," katanya.
Bayang-bayang deflasi
Penyebab PHK tentu dipicu oleh beragam faktor. Namun, ke depan memang perlu antisipasi. Apalagi momen ramadan dan lebaran tahun ini di Kabupaten Sleman maupun DIY dibayangi deflasi.
Ini adalah kondisi penurunan harga barang secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman, Rintang Awan Ultribakti Umbas mengatakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi perhitungan inflasi di Kabupaten Sleman pada minggu ke-4 Februari berada di angka -3,07 persen.
Adapun inflasi bulanan (month to month) di DIY berada di angka -0,80 persen. Sedangkan angka inflasi tahunan (years on years) di DIY berada di angka-0,30 persen.
Angka inflasi tahunan ini membandingkan Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan Februari tahun 2025 terhadap indeks harga konsumen bulan Februari tahun 2024 yang berarti dihitung rata-rata selama setahun.
"Semua angka ini menunjukkan bahwa ada deflasi, sampai di bulan Februari," katanya.
| Belasan Anak Korban Little Aresha Daycare Alami Gangguan Tumbuh Kembang, Ada Gejala Speech Delay |
|
|---|
| Gelar Talkshow "RELATIONSHIP CHECK-UP”, UAJY Ajak Mahasiswa Kenali Relasi Sehat |
|
|---|
| Tim Dosen UAJY Raih Hibah Bestari Saintek Pengembangan Living Lab di Bukit Turgo |
|
|---|
| Cerita Junior Haqi Cetak Gol Indah saat PSS Sleman Pastikan Tiket Promosi ke Super League |
|
|---|
| Suster Ika, Alumni UAJY yang Selamatkan 13 Korban TPPO di Maumere |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-keuangan-pastikan-korban-phk-dampak-virus-corona-dapat-rp1-juta-orang-bulan-selama-3-bulan.jpg)