puisi

10 Puisi Bertema Sabar Karya Penyair Terkenal Indonesia

Puisi dapat mengajak pembaca untuk merenungkan keterbatasan manusia dalam mengendalikan segala sesuatu.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Pinterest.com
Doa Memohon Agar Mendapatkan Ketenangan Hati 

TRIBUNJOGJA.COM - Puisi sering kali menggambarkan proses pelepasan sesuatu yang berharga, baik itu benda, hubungan, atau bahkan harapan.

Melalui diksi yang dipilih, puisi dapat menyampaikan perasaan menerima kenyataan dengan lapang dada, yang merupakan inti dari ikhlas.

Puisi dapat mengajak pembaca untuk merenungkan keterbatasan manusia dalam mengendalikan segala sesuatu.

Ini membantu kita memahami bahwa ada kekuatan yang lebih besar dari diri kita, dan ikhlas adalah tentang menyerahkan diri pada kehendak tersebut.

Beberapa puisi secara eksplisit menyampaikan pesan moral atau spiritual tentang pentingnya ikhlas.

Berikut puisi-puisi bertema ikhlas karya penyair terkenal Indonesia: 


1. Dalam Perjalanan - Dwiarti Mardjono 

suram bumi di dukungan

rintih-rintih semakin menindas hati

terbaring badan sendiri

diselimuti kenangan pagi-paginya teramat cerah

 


hari demi hari dikenali dunia yang asing

satu kehidupan ditimang kesah dan kesakitan

wajah-wajah tergolek

menyimpan ketakutan dan keputusan


semuanya menunggu

kapan pun suara menembus dinding kamar

menyentuh putih kelambu tertutup

dan mengusapnya mesra:

kesabaran adalah kebesaran


pejamkan kembali mata sayang

susut keresahan dan putus asa

tetes-tetes darah akan kering sendirinya


dan senantiasa akan berulang bisik itu

di senandung kudus pengantar malam

tetes-tetes darah akan kering sendirinya

kerna oleh tangan-Nya

segala tumbuh dan luluh

relakan airmata hari-hari ini.


2. Bimbang - A. M. Dg. Myala

Sabar! Sabar! Sabar!

Inilah seruan yang acap kudengar:

Heran daku benar-benar,

Adakah ‘ku belum cukup bersabar?

 

Sadar! Sadar! Sadar!

Inilah seruan yang acap kudengar;

Heran daku benar-benar,

Adakah ‘ku belum cukup tersadar?

 

Semakin aku bersabar.

Semakin aku terlantar.

Semakin aku tersadar.

Semakin aku kesasar.


3. Sabar - Rini Intama

Sabar adalah ketika mengulir kata di tepian batu

memipih bulir embun di gelombang kelopak mawar

 

Sabar adalah ketika meremang malam yang gemetar

genangi buram bola mata dan nafas sejenak menghela

Sabar adalah ketika satu-satu menghitung lentera redup

segaris senyum terkatup ucap yang tak letup


tak kelit pusaran sakit terlilit

tak jenuh kisaran penuh lenguh kisruh

tak lekang putaran kenang terpinang lenggang.


4. Tuhan Telah Menegurmu - Apip Mustopa

Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan

Lewat perut anak-anak yang kelaparan

 

Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan

Lewat semayup suara adzan


Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran

Lewat gempa bumi yang berguncang

Deru angin yang meraung-raung kencang

Hujan dan banjir yang melintang pukang

Adakah kau dengar?

 

5. Aku Terus Belajar - Ook Nugroho

aku belajar sabar

dari segala yang kasar

yang ditimpakan pada badan

dan melukai pikiran


meski tak berdaya dan sakitan

berhadapan dengan kenyataan

yang serba tak masuk akal

aku terus belajar tawakal


seraya berkeringat darah

aku belajar dengan tabah

jejakku perih terus melangkah

menempuh satu-satunya arah

 

begitulah, aku terus belajar

pada segala yang barbar

yang anehnya dianggap semakin wajar

di ini zaman serba kurang ajar


6. Telah Diajarkan - Nanang Suryadi

telah diajarkan makna kehidupan, telah dididik seluruh pemahaman tindakan, memberi manfaat, membawa nilai di dalam alam semesta

bersabarlah dalam proses. bersungguh-sungguhlah! seperti ulat di dalam kepompong, tak tergesa: kupu-kupu cantik terbang pada saatnya

 

7. Sesabar Akar - Toto ST Radik

Sesabar akar

menumbuhkan batang, dahan, ranting, juga daun

di pucuk angin

bertahun-tahun hingga menyentuh

lambung langit

memekarkan kembang

mematangkan buah

sedang ia

senantiasa berkalang tanah

berkubur lumpur

meniada

bagi ada yang lain.

 

8. Diam - Sam Haidy

Diammu adalah batu

Dilemparkan tangan waktu

Merajam kesabaranku.

 

9. Sabar - Muhammad Yusuf Praja

Saat cobaan datang tak diundang

Saat sesuatu terjadi di luar keinginan

Hati yang teguh harus senantiasa disiapkan

Amarah yang membludak harus ditahan

Agar menjadi hamba yang diidam-idamkan

 

10. Sabar - Sulaiman Juned

Telah terlalu sering belajar bersabar

pada laut. Bersedia menerima sampah

sengaja dibuang ke dasar hati.

 

Telah terlalu sering belajar bersabar

pada ombak. Setia memukul pantai

terkadang pasir terjilati bersama hempasan riak

entah kapan sampai pada garis tuju. (MG Ni Komang Putri Sawitri Ratna Duhita) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved