Peringati Hari Perempuan Internasional, 80 Biksuni dari 11 Negara Beribadah di Candi Borobudur
Sebanyak 80 biksuni dari 11 negara menggelar ibadah di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang untuk memperingati Hari Perempuan Internasional, Jumat
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 80 biksuni dari 11 negara menggelar ibadah di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang untuk memperingati Hari Perempuan Internasional, Jumat (7/3/2025).
Biksuni adalah sebutan bagi perempuan yang telah ditahbiskan menjadi anggota monastik dalam agama Buddha.
Mereka menjalani kehidupan spiritual dengan disiplin ketat, mendalami ajaran Buddha, dan mengabdikan diri dalam praktik keagamaan.
Ritual ibadah ini berlangsung khidmat di bawah langit Borobudur yang sesekali diguyur hujan.
Dengan langkah perlahan, para biksuni mengenakan jubah kebesaran dan memulai perjalanan dari area Marga Utama sebelum menaiki Candi Borobudur untuk menjalankan doa, ibadah, dan pradaksina—ritual mengelilingi tempat suci sebanyak tiga kali searah jarum jam sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Buddha.
Sejak tiba di area Marga Utama, mereka mendapatkan penghormatan khusus.
Kaki mereka ditaburi bunga mawar oleh umat Buddha, sementara masing-masing biksuni menerima setangkai bunga sedap malam sebagai simbol penghormatan.
Sekitar pukul 08.14 WIB, mereka mulai menaiki tangga candi dan melaksanakan pradaksina di puncak candi.
Rangkaian prosesi itu dilakukan dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional, sebanyak 80 Bhikkhuni Sangha dari berbagai negara turut berpartisipasi.
Setelahnya dilakukan pemberian penghargaan dalam ajang "Outstanding Women Buddhist Award", yaitu penganugerahan kepada 22 perempuan luar biasa yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam ajaran Buddha di seluruh dunia.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, sosial, dan kebudayaan, yang selaras dengan nilai-nilai kebijaksanaan dan kasih sayang dalam ajaran Buddhis.
Salah satu penerima penghargaan dari Indonesia adalah Siti Hartati Murdaya, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).
Mewakili Siti Hartati Murdaya, Fatmawati menyampaikan rasa bahagia atas terselenggaranya acara ini dan menyambut kehadiran para biksuni.
"Pada pagi ini, kita umat Buddhis di seluruh Indonesia sangat berbahagia menyambut kedatangan para biksuni dari 11 negara yang mengadakan penghargaan kepada wanita luar biasa yang telah berjasa bagi perkembangan agama Buddha," ujar Fatmawati.
Menurutnya, perempuan penerima penghargaan merupakan sosok yang telah berkontribusi bagi perkembangan Buddha Dhamma di negara masing-masing, serta dalam pemberdayaan perempuan.
| Pemkab Magelang Perkuat Pengawasan Proyek Strategis 2026, Gandeng Kejari Sejak Tahap Awal |
|
|---|
| Tanpa WFH, Begini Cara Pemkab Magelang Melakukan Efisiensi |
|
|---|
| Angka Kunjungan Wisatawan Turun, Pelaku Wisata di Magelang Raya Sepakat Saling Promosikan Destinasi |
|
|---|
| Puluhan Truk Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Magelang, Segera Didistribusikan ke Desa-desa |
|
|---|
| Sendratari 'Babad Mahardika' Suguhkan Kemegahan Budaya dan Semangat Kebangkitan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/80-biksuni-dari-11-negara-menggelar-ibadah-di-Candi-Borobudur-Magelang.jpg)