72 Quotes Kata Mutiara dari Bapa Paus Fransiskus Bahasa Inggris dan Indonesia

Kumpulan quotes atau kata-kata mutiara Bapa Suci Paus Fransiskus selama 12 tahun menjadi Paus, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

|
Penulis: Alifia Nuralita Rezqiana | Editor: Alifia Nuralita Rezqiana
Instagram @fransiscus
72 Quotes Kata Mutiara dari Bapa Paus Fransiskus Bahasa Inggris dan Indonesia 

"Kindness is firm and persevering intention to always will the good of others, even the unfriendly."
"Kebaikan adalah niat yang teguh dan gigih untuk selalu menginginkan kebaikan orang lain, bahkan yang tidak ramah."

  • “Living together is an art. It's a patient art, it's a beautiful art, it's fascinating.”
    “Hidup bersama adalah sebuah seni. Seni yang membutuhkan kesabaran, seni yang indah, dan seni yang menarik.”

  • “Situations can change; people can change. Be the first to seek to bring good. Do not grow accustomed to evil, but defeat it with good.”
    “Situasi bisa berubah, orang bisa berubah. Jadilah yang pertama untuk membawa kebaikan. Jangan terbiasa dengan kejahatan, tapi kalahkan dengan kebaikan.”

  • "We must restore hope to young people, help the old, be open to the future, spread love. Be poor among the poor. We need to include the excluded and preach peace."
    "Kita harus memulihkan harapan kaum muda, membantu orang tua, terbuka terhadap masa depan, menyebarkan cinta. Jadilah miskin di antara orang miskin. Kita perlu memasukkan yang tersingkir dan memberitakan perdamaian."

  • "We will never be disillusioned or lose our way if we are guided by God."
    "Kita tidak akan pernah kecewa atau kehilangan arah jika kita dibimbing oleh Tuhan."

  • "We all have the duty to do good."
    "Kita semua memiliki kewajiban untuk berbuat baik."

  • "Grace is not part of consciousness; it is the amount of light in our souls, not knowledge nor reason."
    "Rahmat bukanlah bagian dari kesadaran; itu adalah jumlah cahaya dalam jiwa kita, bukan pengetahuan atau akal."

  • "We must always walk in the presence of the Lord, in the light of the Lord, always trying to live in an irreprehensible way."
    "Kita harus selalu berjalan di hadirat Tuhan, dalam terang Tuhan, selalu berusaha untuk hidup dengan cara yang tak bercela."

  • "Solidarity, as a moral virtue and social attitude born of personal conversion, calls for commitment on the part of those responsible for education and formation."
    "Solidaritas, sebagai kebajikan moral dan sikap sosial yang lahir dari pertobatan pribadi, menuntut komitmen dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan dan pembentukan."

  • "It is impossible for peace to exist without dialogue. All the wars, all the strife, all the unsolved problems over which we clash are due to a lack of dialogue. When there is a problem, talk: this makes peace."
    "Mustahil perdamaian dapat terwujud tanpa dialog. Semua perang, semua perselisihan, semua masalah yang belum terpecahkan yang kita hadapi disebabkan oleh kurangnya dialog. Ketika ada masalah, bicaralah: ini menciptakan perdamaian."

  • "Grace is not part of consciousness; it is the amount of light in our souls, not knowledge nor reason."
    "Rahmat bukanlah bagian dari kesadaran; itu adalah jumlah cahaya dalam jiwa kita, bukan pengetahuan atau akal."

  • "How do we help our young people not to see a university degree as synonymous with higher status, with more money or social prestige? It is not synonymous with that. How can we help make their education a mark of greater responsibility in the face of today's problems, the needs of the poor, concern for the environment?"
    "Bagaimana kita membantu kaum muda kita untuk tidak melihat gelar universitas sebagai sinonim dengan status yang lebih tinggi, dengan lebih banyak uang atau prestise sosial? Itu bukan sinonim dengan itu. Bagaimana kita dapat membantu menjadikan pendidikan mereka sebagai tanda tanggung jawab yang lebih besar dalam menghadapi masalah-masalah hari ini, kebutuhan orang miskin, kepedulian terhadap lingkungan?"

  • "Solidarity, as a moral virtue and social attitude born of personal conversion, calls for commitment on the part of those responsible for education and formation."
    "Solidaritas, sebagai kebajikan moral dan sikap sosial yang lahir dari pertobatan pribadi, menuntut komitmen dari pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan dan pembentukan."

  • "Dialogue, in fact, educates when the person relates with respect, esteem and sincere listening, and is expressed with authenticity without obscuring or softening one's own identity nourished by evangelical inspiration."
    "Dialog, pada kenyataannya, mendidik ketika seseorang berhubungan dengan rasa hormat, penghargaan, dan mendengarkan dengan tulus, dan diungkapkan dengan otentik tanpa mengaburkan atau melembutkan identitasnya sendiri yang dipelihara oleh inspirasi injili."

  • "Education is not about knowing things or taking lessons but about being able to use three lingos: those of the head, the heart, and the hands... learning so that you can think about what you feel and do, can feel what you think and do, and can do what you feel and think. Unity within a person."
    "Pendidikan bukan tentang mengetahui hal-hal atau mengambil pelajaran tetapi tentang mampu menggunakan tiga bahasa: bahasa kepala, hati, dan tangan... belajar agar Anda dapat memikirkan apa yang Anda rasakan dan lakukan, dapat merasakan apa yang Anda pikirkan dan lakukan, dan dapat melakukan apa yang Anda rasakan dan pikirkan. Kesatuan dalam diri seseorang."

  • Sumber: Tribun Jogja
    Halaman 3/4
    Rekomendasi untuk Anda
    Ikuti kami di
    Komentar

    Berita Terkini

    © 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved