Jelang Pemeriksaan Sekjen PDIP, Puluhan Satgas Cakra Buana Datangi KPK

KPK kembali memanggil Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus suap proses PAW Anggota DPR

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/Haryanti Puspa Sari
CAKRA BUANA : Puluhan Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana PDIP berbaris di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (20/2/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggilSekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus suap proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR dan perintangan penyidikan pada Kamis (20/2/2025) hari ini.

Panggilan pada hari ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya pada Senin (17/2/2025) yang bersangkutan tidak hadir dan mengirimkan surat penjadwalan ulang.

Di panggilan yang kedua ini, Hasto sebelumnya memastikan akan hadir dengan pengacaranya.

Tak hanya itu, pada hari ini puluhan anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana PDI Perjuangan juga turut hadir ke gedung KPK.

Mereka sudah tiba di gedung KPK pada Kamis siang ini.

Dikutip dari Kompas.com, puluhan Satgas Cakra Buana PDI-P mulai berbaris di depan Gedung KPK pada pukul 09.35 WIB.

Salah satu anggota Satgas Cakra Buana PDI-P terlihat berbicara dengan seorang polisi. 

Adapun lalu lintas di depan Gedung KPK berjalan dengan lancar meski puluhan Satgas Cakra Buana berbaris di depan Gedung KPK.

Baca juga: KPK Siapkan Panggilan Kedua untuk Hasto Kristiyanto

Sebelumnya,  Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memastikan jadwal pemeriksaan terhadap Hasto akan dilaksanakan hari ini.

"Tetap terjadwal (pemeriksaan) hari ini," kata saat dihubungi, Kamis.

Secara terpisah, Hasto menyatakan akan memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) besok, Kamis.

"Terkait dengan besok, karena PDI Perjuangan itu ditanamkan suatu kedisiplinan untuk taat pada hukum, maka besok saya akan hadir memenuhi panggilan dari KPK," kata Hasto saat ditemui di Sekolah Partai PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2025).

Hasto mengatakan, meskipun pihaknya melihat pemeriksaan ini bernuansa politis, ia akan tetap menghadiri panggilan tersebut.

Menurutnya, berdasarkan sidang praperadilan yang telah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, terungkap banyak kejanggalan dalam perkara yang menjeratnya.

Di antaranya adalah bahwa ia ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara yang sudah inkrah hingga dugaan intimidasi kepada saksi agar menyebut namanya di hadapan penyidik.

 "Sehingga aspek politiknya kita lihat juga sangat tinggi," ujar Hasto.

"Meskipun latar belakangnya seperti itu, saya tetap akan hadir dengan didampingi oleh para penasihat hukum kami," lanjutnya. (*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved