Masyarakat Berharap Subsidi Tarif Listrik Diperpanjang
Biasanya ia membayar tarif listrik sebesar Rp250 ribu per bulan. Namun, karena ada subsidi 50 persen, ia hanya membayar tarif sekitar Rp100 ribu.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Pemerintah memberikan subsidi tarif listrik sebesar 50 persen selama Januari hingga Desember 2025. Yang berhak mendapatkan subsidi adalah masyarakat dengan daya 2.200 VA ke bawah.
Sayangnya kebijakan tersebut tidak diperpanjang. Sehingga subsidi tarif listrik akan berakhir pada akhir Februari 2025.
Warga Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Bowo mengaku subsidi tarif listrik yang diberikan oleh pemerintah memang cukup menekan pengeluaran.
Biasanya ia membayar tarif listrik sebesar Rp250 ribu per bulan.
Namun, karena ada subsidi sebesar 50 persen, ia hanya membayar tarif sekitar Rp100 ribu per bulan.
“Rumah saya data 900 VA, memang benar-benar kepotong 50 persen (karena ada subsidi tarif listrik). Kebijakan ini bagus, karena masyarakat bisa menikmati tarif listrik lebih murah,” katanya, Jumat (14/02/2025).
Ia pun berharap kebijakan subsidi tarif listrik diperpanjang.
Sebagai pengguna pascabayar, ia hanya menikmati subsidi dua bulan saja, berbeda dengan pelanggan prabayar.
“Harapannya ya diperpanjang. Kalau pascabayar ya cuma merasakan dua bulan aja, tetapi kalau prabayar kan bisa lebih karena beli tokennya bisa disesuaikan,” sambungnya.
Sementara itu, warga Bantul, Robert juga merasakan manfaat subsidi tarif listrik.
Daya listrik di rumahnya 1.300 VA. Dengan subsidi listrik tersebut, ia bisa menghemat pengeluaran untuk tarif listrik.
“Sejak ada subsidi tarif listrik langsung beli token. Biasanya sebulan Rp 150 ribu. Karena ada subsidi, terus beli Rp 200 ribu, kemudian akhir Januari beli Rp 200 ribu lagi. Awal Februari kemarin beli Rp 200 ribu lagi. Kemungkinan akhir Februari beli lagi Rp 100 ribu,” ujarnya.
Meskipun subsidi tarif listrik tidak diperpanjang, ia sudah cukup terbantu. Pasalnya ia bisa menghemat untuk sekitar empat bulan ke depan.
“Yang penting nggak hangus aja. Kalau hangus ya jadi nggak bisa hemat. Kalau nggak diperpanjang ya tidak apa-apa, takutnya kalau diperpanjang malah berdampak sektor yang lain. Sekarang baru banyak efisiensi anggaran, yang penting cari duitnya nggak susah aja,” imbuhnya. (maw)
| Srikandi PLN Hadirkan Ruang Cerita Ibu, Dukung Perempuan Tumbuh dan Berdaya di Solo |
|
|---|
| Pekalongan Terdampak Banjir, PLN Gerak Cepat Amankan Listrik dan Salurkan Bantuan bagi Pengungsi |
|
|---|
| PLN Salurkan Bantuan TJSL untuk Warga Terdampak Banjir di Pati, Jepara, dan Kudus |
|
|---|
| Tanggap Darurat, PLN Percepat Pemulihan Listrik di Jepara, Pati, dan Kudus |
|
|---|
| Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026, PLN Pastikan Keselamatan Kerja Tetap Terjaga Pasca Nataru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/token-listrik-gratis-pln-september-2020.jpg)