Imbas Efisiensi Anggaran, 6 Proyek Jalan-Jembatan di Sleman Tahun Ini Dibatalkan
Plt Bidang Bina Marga, DPUPKP Kabupaten Sleman, Suwarsono mengungkapkan, ada tiga proyek peningkatan jembatan tahun ini yang dibatalkan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman membatalkan 6 proyek infrastruktur terkait peningkatan jalan dan jembatan pada tahun ini.
Pembatalan proyek tersebut dilakukan karena alokasi anggaran di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) terkena pemangkasan anggaran imbas dari kebijakan efisiensi.
Plt Bidang Bina Marga, DPUPKP Kabupaten Sleman, Suwarsono mengungkapkan, ada tiga proyek peningkatan jembatan tahun ini yang dibatalkan akibat terdampak pemotongan anggaran.
Ketiga proyek yang dibatalkan, antara lain peningkatan Jembatan Tumut senilai Rp 1,29 miliar.
Kemudian Jembatan Ganjuran Rp 1,68 miliar dan Jembatan Nyamplung Rp 1,63 miliar.
Alhasil, proyek jembatan di Sleman tahun ini hanya tersisa satu yaitu Jembatan Celeb, di Kalurahan Sumberejo, Tempel.
"Di Bidang Bina Marga terdampak pemotongan anggaran. Tahun 2024 lalu, peningkatan 6 jembatan, tahun ini 1 jembatan yaitu Jembatan Celeb di Sumberejo Tempel, dengan Pagu (anggaran) Rp 300 juta," kata Suwarsono, Rabu (5/1/2025).
Selain jembatan, anggaran tiga proyek peningkatan jalan di Kabupaten Sleman pada tahun ini juga dipangkas.
Akibatnya proyek tersebut kini dibatalkan.
Suwarsono mengatakan, tiga proyek peningkatan jalan yang terpaksa dicancel antara lain peningkatan jalan Mancasan Lor - Mancasan Kidul dengan anggaran Rp 2.981.049.
Kemudian jalan Karangkalasan - Salakan Rp 4.504.000.000 dan terakhir peningkatan jalan Marangan - Nglengkong senilai Rp 5.900.000.000.
Tiga proyek jalan dibatalkan, otomatis tahun ini Pemkab Sleman hanya akan melaksanakan empat proyek peningkatan jalan. Yaitu perbaikan simpang empat Umbulharjo, Cangkringan senilai Rp 400 juta.
Berikutnya, peningkatan jalan Ngawen - Kenteng (panjang 1,045 kilometer) senilai Rp 4,8 miliar;
peningkatan jalan Kaliduren - Sumber (sepanjang 1,26 kilometer) senilai Rp 5,8 miliar dan peningkatan jalan Padon Minggir sepanjang 851 meter dengan anggaran Rp 3,9 miliar.
Total nilai proyek secara keseluruhan Rp 14,97 miliar.
| Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Sleman, Joglo Ambruk hingga Gerbang Tol Sempat Ditutup |
|
|---|
| Hujan Deras, Gerbang Tol Purwomartani Sempat Ditutup 1,5 Jam |
|
|---|
| Hujan Angin Terjang Prambanan Sleman: Joglo Roboh, Genteng Rumah Warga Beterbangan |
|
|---|
| HUT ke-22 Tagana, Wabup Sleman Minta Relawan Perkuat Mitigasi Bencana |
|
|---|
| Dampak Hujan Angin di Sleman: Pohon Tumbang Timpa Dua Rumah Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pemkab-Sleman-Targetkan-Pemeliharaan-Jalan-Sepanjang-240-Km-Tahun-Ini70-Persen-Telah-Terealisasi.jpg)