Cerita Petugas Pengantar Program Makan Bergizi Gratis di Kulon Progo Yogyakarta

Hampir sebulan sudah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan di Kulon Progo, meski saat ini baru terlaksana di Kapanewon Sentolo. 

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
MAKAN BERGIZI GRATIS: Arisqi Fadhillah (kiri) petugas dari SPPG Kulon Progo memasukkan kembali wadah makanan program MBG yang telah kosong ke kendaraan pengantar, belum lama ini. 

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Hampir sebulan sudah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan di Kulon Progo, meski saat ini baru terlaksana di Kapanewon Sentolo. 

Pelaksanaannya masih dilakukan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sejumlah warga pun dilibatkan menjadi petugas SPPG di Kulon Progo

Pelaksanaan MBG selama hampir sebulan ini turut meninggalkan berbagai kesan bagi mereka.

Salah satunya adalah Arisqi Fadhillah, yang bertugas sebagai pengendara kendaraan pengangkut paket makanan MBG. 

Hampir setiap hari, ia berkendara sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Sepanjang waktu itu saya mengantarkan makanan dari SPPG ke sekolah-sekolah yang menjadi sasaran," jelas Arisqi ditemui belum lama ini.

Menurutnya, ada 2 kendaraan yang disediakan untuk mengantarkan makanan ke 41 sekolah di wilayah Sentolo. 

Ada 2 tim masing-masing terdiri dari 4 orang, yang bertugas secara bergantian karena tiap kendaraan dioperasikan oleh 2 orang.

Meski begitu, persiapan di Dapur Umum SPPG sudah berlangsung sejak pukul 01.00 WIB dini hari. 

Pada jam tersebut, petugas di dapur menyiapkan bahan hingga memasak makanan untuk 2.268 pelajar dari jenjang PAUD hingga SMP.

Setelah siap, barulah makanan diantarkan dengan kendaraan. 

Arisqi mengantarkan makanan tersebut ke sekolah jenjang TK terlebih dahulu, baru ke sekolah jenjang berikutnya.

"Sebab jam pembelajaran TK kan lebih singkat, jadi mereka harus mendapatkan makanan lebih awal," ujar pria asli Sentolo ini.

Saat pekan pertama bertugas, Arisqi mengaku sempat keteteran dalam mengantarkan makanan. Sebab ia masih harus memperkirakan jarak antar sekolah, sedangkan saat itu ia belum hapal rute jalan yang dilewati.

Tak hanya itu, ia juga harus ikut memastikan kesesuaian jumlah porsi makanan yang dibutuhkan tiap sekolah. 
Tak heran, keterlambatan hingga tak datangnya makanan sempat mewarnai pekan pertama pelaksanaan.

"Tapi sesudahnya bisa langsung menyesuaikan, dan sudah tahu sekolah mana saja yang searah sehingga pengantarannya bisa lebih tertata," kata Arisqi.

Ia bahkan juga ikut merasakan kegembiraan dari para pelajar yang menjadi penerima program MBG. 

Salah satu momennya adalah saat mereka menunggu kedatangan kendaraan pengantar makanan.

Menurut Arisqi, para pelajar tersebut sampai hapal dengan kendaraan dari SPPG tersebut. 

Tak hanya mereka, para orang tua dari pelajar tersebut juga ikut antusias menyambut kedatangannya.

"Sampai ada orang tua pelajar yang bawa wadah sendiri supaya makanan jatah anaknya bisa dibawa pulang, itu memunculkan rasa puas dan senang tersendiri," ujarnya.

Berbagai momen tersebut membuat Arisqi merasa beruntung bisa bergabung dalam Tim SPPG di Sentolo. 

Rasa lelah pun sirna begitu saja setelah melihat wajah gembira para pelajar yang menerima makanan MBG.

Saat ini, pelaksanaan MBG di Kulon Progo memang baru di wilayah Sentolo. Namun pelaksanaannya akan diperluas secara bertahap ke wilayah lain.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan Kapanewon Pengasih telah disiapkan sebagai lokasi pelaksanaan MBG berikutnya. Dapur umumnya pun dalam proses pembangunan.

"Terkait kapan dapurnya mulai beroperasi dan pelaksanaannya, masih menunggu informasi lebih lanjut," kata Nur.

Pelaksanaan MBG di Kulon Progo saat ini masih mengandalkan pembiayaan APBN. Sedangkan pelaksanaan yang bersumber dari APBD Kulon Progo masih menunggu instruksi terkait teknis dan pelaksanaannya dari pusat. (Tribunjogja.com/alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved