FTME UPN dan BPPTKG Lakukan Riset Lanjutan di Seyegan
UPN dan BPPTKG melakukan riset lanjutan terkait penyebab titik api yang tiba-tiba muncul di rumah Agus Yani dalam sepuluh hari terakhir.
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tim dari Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) UPN Yogyakarta dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, terjun ke Kasuran, Seyegan, Sleman, Senin (1/6/2026).
Mereka melakukan riset lanjutan terkait penyebab titik api yang tiba-tiba muncul di rumah Agus Yani dalam sepuluh hari terakhir.
Jelang siang, UGM juga menurunkan tim untuk melakukan riset serupa.
Dua tim pertama yang datang terpisah tersebut meneliti kandungan gas di Kali Konteng, tepatnya di utara dan selatan Bendung Selokan Gembung Krusuk.
Baca juga: Analisa Ahli Geologi UPN Soal Kebakaran Misterius di Seyegan
Hingga berita ini ditulis, riset masih digelar simultan dengan melakukan pengecekan di sekitar aliran kali.
Gas metana yang menjalar melalui rekahan tanah menjadi hipotesis awal penyebab fenomena alam ini terjadi.
Di hari kesepuluh peristiwa langka ini, sudah ada 71 titik api muncul di rumah Agus Yani.
Terakhir pada pukul 00.11 tadi, kaus yang digantung di kamar mandi terbakar dengan jilatan api cukup besar. (*)
| Titik Api Terus Muncul di Rumah Seyegan: Semalam Api Bakar Jaring dan Kaus di Kamar Mandi |
|
|---|
| Hari Kesembilan, Teror Api Belum Berhenti |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu 31 Mei 2026 Siang Ini |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Merapi Minggu 31 Mei 2026 Pagi: BPPTKG Catat Ada 7 Kali Guguran Lava |
|
|---|
| Lakukan Investigasi di Seyegan, Tim UPN “Veteran” Temukan Indikasi Sumber Gas Metana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/FTME-UPN-dan-BPPTKG-Lakukan-Riset-Lanjutan-di-Seyegan.jpg)