Kebut-kebutan Dini Hari di Ringroad Utara Yogyakarta, Begini Tanggapan Polresta Sleman

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, bahkan mengatakan berdasarkan fakta di lapangan, indikasi balap liar di wilayah Sleman memang terjadi.

Editor: Yoseph Hary W
Net
KEBUT-KEBUTAN: Foto ilustrasi aksi kebut-kebutan di jalan. Aksi kebut-kebutan masih terjadi di ringroad DIY hingga menyita perhatian jajaran Polresta Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Jajaran Satlantas Polresta Sleman sedang mencermati kecenderungan hobi remaja dan pemuda yang bisa dibilang tak tersalurkan, berupa aksi kebut-kebutan di Ringroad utara wilayah Sleman. 

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, bahkan mengatakan berdasarkan fakta di lapangan, indikasi balap liar di wilayah Sleman memang terjadi.

Salah satu aksi kebut-kebutan yang menyita perhatian kepolisian Sleman bahkan viral di media sosial. 

Kompas.com melaporkan, sebuah video menunjukkan aksi kebut-kebutan sejumlah pengendara motor di simpang empat ring road utara Sleman, Yogyakarta viral di media sosial. 

Berdasarkan video tersebut, puluhan pemotor terlihat berjajar di perempatan ring road Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, menunggu lampu hijau menyala. 

Sejumlah orang di antaranya mendokumentasikan momen tersebut menggunakan kamera handphone. 

AKP Mulyanto mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menangani masalah ini, termasuk tindakan preemtif, preventif, dan represif. 

"Terkait dengan itu, kami Polresta Sleman sudah melakukan upaya-upaya baik preemtif, preventif maupun represif," ujarnya saat dihubungi pada Rabu (29/01/2025).

AKP Mulyanto menjelaskan bahwa tindakan represif termasuk penegakan hukum melalui penilangan. 

Meski sudah ada tindakan tersebut, aksi kebut-kebutan tetap terjadi. 

"Pernah kita lakukan (penilangan), ya kembali lagi itu kan hobi, menurut saya hobi yang tidak tersalurkan," ucapnya.

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, Mulyanto menyatakan akan menggandeng berbagai stakeholder agar dapat mewadahi hobi para pemotor. 

"Makanya ini nanti kami ke depan berusaha menggandeng stakeholder yang lain supaya mereka itu harapan kami bisa terfasilitasi terkait dengan kegiatan mereka ini. Kalau hanya kita tilang enggak kapok juga," tambahnya.

Berujung laka maut

Diketahui, peristiwa kecelakaan akibat aksi kebut-kebutan terjadi pada 25 Januari 2025, sekitar pukul 01.56 WIB, di ring road utara Jalan Padjajaran, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved