Mencicipi Hidangan Autentik Bantul di Gudeg Manggar Dapoer Palupi

Gudeg Manggar memiliki akar sejarah yang panjang, yang berawal lebih dari 500 tahun lalu pada era Kerajaan Mataram Islam. 

Tayang: | Diperbarui:
Dok. Gudeg Manggar Dapoer Palupi
Mencicipi Hidangan Autentik Bantul di Gudeg Manggar Dapoer Palupi. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bantul dikenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya, salah satunya adalah Gudeg Manggar, sajian unik berbahan dasar putik bunga kelapa muda. 

Berbeda dari gudeg nangka muda yang lebih dikenal luas, Gudeg Manggar menawarkan tekstur renyah dan rasa gurih yang khas. 

Tak hanya sekadar makanan, hidangan ini juga sarat akan sejarah dan nilai tradisional yang sudah terjaga selama berabad-abad. 

Gudeg manggar memiliki akar sejarah yang panjang, yang berawal lebih dari 500 tahun lalu pada era Kerajaan Mataram Islam. 

Hidangan ini pertama kali diciptakan oleh Gusti Retno Pembayun, putri Panembahan Senopati, saat tinggal di tanah Mangir bersama suaminya, Ki Ageng Mangir Wanabaya. 

Melihat melimpahnya pohon kelapa di daerah itu, Gusti Retno memanfaatkan bunga kelapa sebagai bahan utama masakannya. 

Sejak itu, Gudeg Manggar menjadi simbol kuliner istimewa yang sering disajikan pada acara-acara besar, seperti pernikahan dan perayaan keagamaan. 

Pada masa penjajahan Belanda, Gudeg Manggar bahkan menjadi simbol perlawanan masyarakat Bantul, karena penggunaan bahan lokal ini mencerminkan kemandirian masyarakat terhadap sumber daya yang terbatas. 

Dibandingkan dengan gudeg nangka muda, Gudeg Manggar memiliki tekstur yang lebih renyah dengan rasa yang tidak terlalu manis. 

Perbedaan ini menjadikannya alternatif yang menarik bagi penikmat kuliner yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda. 

Hidangan ini biasanya disajikan bersama lauk-pauk seperti opor ayam, tahu dan tempe bacem, sambal goreng krecek, serta areh atau blondo yang gurih. 

Baca juga: Rekomendasi Kuliner Gudeg Terenak di Yogyakarta, Mulai dari Gudeg Sagan Hingga Yu Djum

Salah satu tempat terbaik untuk menikmati Gudeg Manggar adalah Dapoer Palupi yang dikelola oleh Erni Retno Palupi.

Warung ini terletak di Jalan Parangtritis kilometer 10,5, Gowokan, Sabdodadi, Bantul dan menyajikan Gudeg Manggar dengan keaslian cita rasa tradisionalnya. 

Pemilik Gudeg Manggar Bantul Dapoer Palupi, Erni Retno Palupi menceritakan bahwa usaha ini ia rintis sejak tahun 2018 ketika ia masih menerima pesanan catering.

Namun, setelah mengikuti pelatihan di komunitas Womenpreneur Community pada tahun 2019, ia memutuskan untuk fokus pada gudeg manggar, melihat potensi besar dari bahan lokal ini. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved