WHO Sebut Penyebaran HMPV Bukan Ancaman Besar : Belum Ada Deklarasi Darurat

Badan kesehatan dunia atau Wolrd Health Organization (WHO) memandang hal itu bukanlah sebuah ancaman kesehatan yang besar.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
ROGER HARRIS / SCIENCE PHOTO LIBRA / RHR / Science Photo Library via AFP
Ilustrasi: human metapneumovirus (HMPV), virus pernapasan yang menyerang hampir semua anak pada usia 5 tahun 

TRIBUNJOGJA.COM - Virus pernapasan Human Metapneumovirus (HMPV) dikabarkan menyebar dan merebak di wilayah China dalam beberapa waktu terakhir.

Di Indonesia pun dilaporkan sudah ada sejumlah kasus yang disebut-sebut positif HMPV.

Meski demikian, badan kesehatan dunia atau Wolrd Health Organization (WHO) memandang hal itu bukanlah sebuah ancaman kesehatan yang besar.

Demikain disampaikan juru bicara WHO, Dr Margaret Harris.

Ia juga menuturkan bahwa virus pernapasan yang berkembang pesat di China atau Human Metapneumovirus (HMPV) tersebut bukanlah ancaman baru dan besar.

Menurutnya, infeksi pernapasan yang meningkat di China memang sering meningkat di musim dingin.

 "Ini tidak mewakili ancaman baru atau besar. Tingkat infeksi pernapasan yang dilaporkan di China berada dalam kisaran yang biasa untuk musim dingin," jelas Dr. Harris, dilansir Tribunjogja.com dari Tribunnews.com.

Baca juga: Buntut Wabah Virus HMPV di China, Pintu Masuk Negara Harus Diperketat

Dari laporan otoritas setempat dinyatakan bahwa peningkatan tempat tidur di rumah sakit saat ini lebih rendah daripada waktu yang sama tahun lalu.

“Belum ada deklarasi darurat," tambahnya dikutip dari United Nations, Rabu (8/1/2025).

Harris mengungkapkan, virus ini pertama kali teridentifikasi pada tahun 2001 dan telah ada di populasi manusia sejak lama.

Ia menambahkan, virus ini adalah virus umum yang beredar di musim dingin dan semi dan menyebabkan gejala pernapasan yang mirip dengan flu biasa.

 Seperti ratusan virus flu biasa yang diketahui ada, virus ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius pada pasien dengan kekebalan tubuh rendah, khususnya tetapi tidak terbatas pada bayi baru lahir dan orang tua.

Disinggung soal tingkat kematian HMPV, Dr. Harris mengatakan risikonya sangatlah rendah.

“Virus ini bukanlah patogen yang biasanya menyebabkan kematian pada manusia, kecuali pada yang paling rentan, simpulnya, dan merekomendasikan tindakan pencegahan sederhana", seperti mengenakan masker, meningkatkan ventilasi ruang tertutup, dan mencuci tangan,” pesan dia.

( tribunnews )

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Respons WHO soal Virus HMPV di China: Bukan Sebuah Ancaman Besar

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved