5 Wabah Paling Aneh di Dunia: Ada Orang yang Menari Sampai Mati!
Wabah The West Bank Fainting Epidemic tahun 1983 menyerang ratusan siswi sekolah di wilayah Palestina
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- The Dancing Plague tahun 1518 membuat satu orang mulai berjoget tanpa musik, lalu dalam sekejap ratusan orang lainnya ikut terseret dalam gerakan gila yang sama,
- Di Afrika, tepatnya di Tanzania, pernah terjadi wabah yang membuat seseorang tertawa histeris yang menyerang ribuan orang selama berbulan-bulan.
- Berikut 5 wabah paling aneh yang pernah tercatat dalam sejarah dunia.
TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkah Anda membayangkan sebuah dunia di mana Anda tidak bisa berhenti tertawa sampai sesak napas, atau dipaksa menari oleh tubuh sendiri sehingga jantung menyerah? Terdengar seperti plot film horor, bukan?
Tapi nyatanya, sejarah menyimpan catatan tentang wabah-wabah "gaib" yang menyerang mental dan fisik manusia secara massal tanpa peringatan.
Beberapa wabah ini tidak disebabkan oleh virus atau bakteri biasa, melainkan oleh fenomena psikologis massal yang mengerikan.
Berikut adalah 5 wabah paling aneh yang pernah tercatat dalam sejarah dunia:
Baca juga: 5 Film Kartun Legendaris yang Ternyata Punya Makna Kelam
1. Wabah Menari
Kejadian paling legendaris sekaligus mengerikan mungkin adalah The Dancing Plague tahun 1518 yang meledak di Strasbourg, Prancis.
Bayangkan satu orang mulai berjoget tanpa musik, lalu dalam sekejap ratusan orang lainnya ikut terseret dalam gerakan gila yang sama.
Mereka menari tanpa henti selama berminggu-minggu hingga kaki hancur dan jantung berhenti berdetak karena kelelahan luar biasa.
Hingga kini, para ahli masih berdebat apakah ini akibat racun jamur gandum atau murni "kesurupan" massal secara psikologis.
2. Wabah Tertawa
Bergeser ke Afrika, tepatnya di Tanzania, pernah terjadi The Tanganyika Laughter Epidemic tahun 1962.
Ini bukan tawa bahagia yang menular sesaat, melainkan tawa histeris yang menyerang ribuan orang selama berbulan-bulan.
Saking parahnya, puluhan sekolah harus ditutup karena para muridnya tidak bisa berhenti tertawa sampai pingsan dan sesak napas.
Tawa yang awalnya terdengar lucu ini berubah menjadi horor karena tidak ada satu pun orang yang bisa mengontrol kapan mereka harus berhenti.
3. Wabah Pingsan
Wabah The West Bank Fainting Epidemic tahun 1983 menyerang ratusan siswi sekolah di wilayah Palestina. Para gadis mendadak jatuh pingsan, mual, dan pusing secara bersamaan tanpa alasan medis yang jelas.
Awalnya dunia mengira ada serangan gas kimia rahasia, namun penyelidikan mendalam justru menyimpulkan bahwa ini adalah fenomena Mass Psychogenic Illness, di mana stres berat akibat konflik politik memicu reaksi fisik yang menular secepat virus ke tubuh orang lain.
4. Wabah Koro
| Anjing yang Diduga Terpapar Rabies Ngamuk Gigit 18 Warga di Bali |
|
|---|
| UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Telusuri Jejak Hindia Belanda Lewat ISG 2026 |
|
|---|
| Trah Sri Sultan HB II Menagih Utang Sejarah, Dorong Gelar Pahlawan Nasional |
|
|---|
| Renaissance Yogyakarta: Menapaki Kembali Pemikiran Pangeran Mangkubumi dalam Hadeging Nagari ke-271 |
|
|---|
| Satpol-PP Kulon Progo Razia Tempat Karaoke yang Langgar Jam Operasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Wabah-Menari.jpg)