Speedboat Berpenumpang 30 Orang Tenggelam di Perairan Tanjung Samala, 8 Orang Tewas

Sebuah speedboat yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam setelah menabrak batang pohon di perairan laut Tanjung Samala, Pulau Manipa

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Warga Manipa Wardi
Sebuah speedboat yang mengangkut puluhan orang penumpang tenggelam di Perairan Laut Pulau Manipa, Kabupaten Serang Bagian Barat Maluku, Jumat (3/1/2025). Delapan orang penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam musibah tersebut 

TRIBUNJOGJA.COM, AMBON – Sebuah speedboat yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam setelah menabrak batang pohon di perairan laut Tanjung Samala, Pulau Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, pada Jumat (3/1/2025) pagi. 

Dari total 30 penumbang, sebanyak 8 penumpang dinyatakan tewas.

Sementara 22 penumpang lainnya berhasil diselamatkan oleh warga di sekitar lokasi kejadian.

Dikutip dari Kompas.com, Wardi, warga Manipa, saat dihubungi Kompas.com mengatakan warga yang mengetahui ada speedboat tenggelam langsung berusaha menyelamatkan para penumpangnya.

Menurut Wardi, speedboat yang tenggelam itu diketahui bernama 2 Nona.

Kapal itu rencananya berlayar dari Manipa menuju Ambon dengan membawa 30 penumpang.

Kapal itu berlayar sekitar pukul 10.00 Wita.

 “Betul, speedboat 2 Nona tenggelam. Kami sedang bantu angkat korban ke pantai,” kata Wardi, warga Manipa, saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Pendaki Gunung Dempo Meninggal Dunia, Diduga Alami Hipotermia

Selain menyebabkan delapan penumpang tewas, kejadian itu juga membuat sejumlah penumpang lainnya pingsan.

"Tidak hanya orang dewasa, ada juga anak-anak yang menjadi korban," ujarnya.

Saat kejadian, laut dalam keadaan tenang dan tidak bergelombang.

“Cuaca laut sangat tenang. Tadi ada penumpang selamat yang bilang speedboat menabrak batang kayu lalu tenggelam,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Pulau Manipa, Ipda Edwin Ricardo Mencari menyebut 8 penumpang dipastikan tewas dalam insiden ttersebut.

 “Penumpang yang meninggal 8 orang,” ujarnya.

Edwin tidak merinci identitas kedelapan korban, tetapi ia memastikan mereka berasal dari beberapa dusun.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved