Muncul Spanduk Provokatif Sindir Megawati di Bogor
Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri dituding melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dan Undang-Undang Partai Politik.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri dituding melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dan Undang-Undang Partai Politik.
Tudingan itu tertera dalam sebuah spanduk provokatif yang dipasang di dinding samping Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) pada Rabu (18/12/2024).
Dalam spanduk tersebut, tertulis kalimat “Megawati Ketum Ilegal”.
Selain itu, dalam spanduk berukuran sekitar 3x3 meter itu, juga terpampang foto wajah Megawati menunjukkan raut muka sedih.
Kemudian terdapat sejumlah kalimat negatif lain yang menyinggung legalitas kepemimpinan Megawati sebagai ketua umum PDI-P.
Di antaranya "Melanggar AD/ART pasal 70 ayat 1. Kongres merupakan kekuasan tertinggi dalam partai, melanggar UU nomor 2 tahun 2011 tentang partai politik, melantik diri sendiri sejak Juli 2024 tanpa kongres.
Lalu di bagian bawah tertulis Penghianat Rakyat.
Dikutip dari Kompas.com, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata mengatakan pihaknya langsung mencopot spanduk provokatif tersebut.
Menurut Dadang, spanduk itu dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
“Sepertinya dipasang malam-malam, lalu menghilang. Pemasangan secara ilegal bukan resmi. Itu usaha yang dilakukan orang pengecut yang berniat mengganggu kongres partai 2025 dan mengadu domba internal sepertinya,” ungkap Dadang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/12/2024).
Baca juga: Setelah Keluar dari Bareskrim, Budi Arie Mengaku Difitnah
Dadang menegaskan, pihaknya tetap solid mendukung kepemimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan tidak akan terpengaruh oleh upaya provokasi semacam ini.
“Seluruh pengurus partai dan kader PDI-Perjuangan Kota Bogor menolak provokasi yang berniat mengadu domba dan merusak PDI-Perjuangan. PDIP Kota Bogor tetap solid dan fatsun kepada Ketua Umum PDI-Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri. Merdeka!” ungkap Dadang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/12/2024).
“Kami DPC PDI-P Kota Bogor langsung menyikapi dengan mencabut spanduk tersebut,” kata Dadang.
Ia juga mengimbau seluruh kader untuk tetap waspada dan tidak terpancing oleh aksi-aksi provokatif serupa yang mungkin terjadi di masa mendatang.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi, karena semua kader saya instruksikan supaya mengawasi wilayahnya. Saya sarankan jangan coba-coba lagi berani pasang itu (spanduk) di Kota Bogor,” tegas Dadang.
| Megawati Buka Pameran “Mata Hati Soekarno”, 47 Perupa Tafsirkan Warisan Pemikiran Bung Karno |
|
|---|
| Fraksi PDIP DPRD Klaten Pilih Dalami Substansi Dua Raperda, Soroti Upaya Lawan Narkoba dan Sampah |
|
|---|
| DPD PDI Perjuangan DIY Kick Off Seleksi Tim Banteng Istimewa Yogyakarta untuk Soekarno Cup 2026 |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, DPD PDIP DIY Perintahkan Kader Bantu Rakyat Hadapi Goncangan Ekonomi |
|
|---|
| Warga Jogja Mulai Keluhkan Dampak Perburukan Ekonomi, PDIP Desak Realisasi Kebijakan Pro-Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Muncul-Spanduk-Provokatif-Sindir-Megawati-di-Bogor.jpg)