Keren, Bicara di Depan Pemimpin Iran dan Turki, Prabowo Tegaskan Tidak Boleh Lemah Dukung Palestina 

Dukungan Indonesia terhadap Palestina kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: ribut raharjo
YouTube Egyptian Presidency
Presiden Prabowo Subianto bicara di KTT D-8 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dukungan Indonesia terhadap Palestina kembali ditegaskan Presiden Prabowo Subianto.

Tidak tanggung-tanggung, Presiden Prabowo bicara di depan negara-negara D-8 dengan tegas.

Presiden Prabowo Subianto mengajak negara-negara anggota D-8 untuk bersatu agar tumbuh lebih kuat. 

Pasalnya jika lemah, bagaimana negara-negara di bagian Selatan ini bisa mendukung Palestina seperti yang digaungkan. 

Hal ini dikatakannya saat menyampaikan opening remark dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D8 di Kairo, Mesir, Kamis (19/12/2024) waktu setempat. 

Adapun negara-negara D8 ini terdiri dari sejumlah negara berkembang, meliputi Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Turki, dan Pakistan. 

"Kita mengatakan bahwa kita mendukung Palestina. Tapi kalau kita lemah, bagaimana kita bisa mendukung Palestina? Oleh karena itu, Yang Mulia, mari kita manfaatkan kerjasama kita," kata Prabowo dikutip dari tayangan YouTube Egyptian Presidency, Kamis. 

Menurut Prabowo, negara-negara berkembang ini harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Pasalnya, D-8 mewakili blok ekonomi terbesar ketiga secara global, dengan PDB gabungan sebesar 4,81 triliun dolar AS pada tahun 2023. 

Pricewaterhouse Coopers (PwC) memperkirakan, semua negara anggota D-8 akan masuk dalam peringkat 25 negara dengan perekonomian terbesar pada tahun 2050. 

Tak cuma itu, negara-negara ini memiliki potensi besar di bidang maritim, karena memiliki posisi unik ke lautan utama dunia, seperti Atlantik, Mediterania, Hindia, dan Pasifik. Jika dikembangkan, akan menjadi kerja sama yang strategis. 

"Kita harus bekerja untuk mencapai kekuatan industri dan teknologi. Dan kita harus menjadikan dunia Muslim menjadi dunia yang sejahtera, mengatasi kemiskinan," tutur Prabowo. 

Oleh karena itu, Prabowo mengajak negara yang tergabung dalam D8 untuk bersatu, menjadikan D8 sebagai katalis perubahan positif, sekaligus menjadi pelopor aspirasi Negara-Negara Selatan dan Umat Muslim. 

Prabowo bilang, D8 harus lebih dari sekedar blok ekonomi. 

Negara ini harus terus mengadvokasi tatanan global yang lebih adil berdasarkan hukum internasional, inklusivitas, keadilan, dan kesejahteraan bersama. 

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved