Empat Sunnah di Waktu Dzuhur yang Penting untuk Diamalkan

Simak artikel berikut untuk mengetahui pembahasan mengenai sunnah-sunnah di waktu dzuhur.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Pinterest
Sunnah-sunnah di waktu dzuhur 

Berdasarkan hadits Abu Hurairah secara marfu’, “Jika cuaca sangat panas maka dinginkanlah shalat. Sesungguhnya cuaca yang sangat panas adalah hawa neraka jahanam.“ (HR Bukhari : 533, 534, Muslim; 615).

Ibnu Utsaimin rahimatullah berkata, “Adapun yang dilakukan sebagian orang sebelumnya, mereka shalat setelah zawal sekitar setengah atau satu jam, kemudian mengatakan bahwa ini adalah ibrad (mendinginkan shalat). Ini bukanlah ibrad, ini justru ihrar (membuat panas). Karena sebagaimana dikatahui bahwa cuaca lebih panas satu jam setelah zawal. Misalkan jika matahari pada musim panas tergelinciir pada pukul 12.00 dan waktu ashar pukul 16.30 maka ibrad, (mendingingkan shalatnya) pada sekitar pukul 16.00 ."

Ibrad berlaku umum, baik untuk orang yang shalat berjamaah maupun shalat sendirian menurut pendapat yang benar, dengan demikian, wanita juga bisa melakukan ibrad dirumahnya. 

Hal itu karena hadits Abu Hurairah yang bersifat umum dan ini adalah pendapat yang dipilih oleh ibnu Utsaimin rahimatullah.

Baca juga: Memahami Sunnah-Sunnah dalam Berpakaian dan Berhias

(MG Alya Hasna Khoirunnisa)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved