Berita Klaten
Pemberlakuan Jalan Satu Arah Dampak Beroperasinya Gerbang Tol Klaten
Pemberlakuan jalur satu arah itu dimulai dari Simpang Empat Kwaren di dekat Hutan Kota Gergunung, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Klaten
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Ruas Jalan Ki Ageng Pemanahan di Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini diberlakukan jalur satu arah khusus untuk kendaraan roda empat ke atas.
Pemberlakuan jalur satu arah itu dimulai dari Simpang Empat Kwaren di dekat Hutan Kota Gergunung, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Pantauan Tribunjogja.com pada Senin (16/12/2024), rambu larangan melintas kecuali roda dua tampak terpasang di simpang empat itu. Sejumlah water barier juga dipasang di tengah persimpangan.
Banner bertuliskan 'Dilarang Belok ke Kanan Kecuali Roda 2' dari arah Ngawen, dan 'Dilarang Belok ke Kiri Kecuali Roda 2' dari arah Gergunung tampak terpasang di water barrier tersebut.
Termasuk banner bertuliskan 'Truk dan Kendaraan Barang' diarahkan ke arah Gergunung di Jalan Ki Ageng Gribig.
Baca juga: Masuk Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan Gratis tapi Pengendara Tetap Taping E-Tol
Dengan pemberlakuan jalur satu arah itu, kendaraan mobil, truk, dan bus dari arah exit Tol Klaten maupun Jalan Ki Ageng Gribig dilarang berbelok ke arah Kota Klaten di Simpang Empat Kwaren.
Kendaraan roda empat ke atas yang menuju ke Kota Klaten diarahkan lewat Jalan Ki Ageng Gribig maupun Jalan Klaten-Jatinom.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten, Supriyono, mengatakan pemberlakuan jalur satu arah di Simpang Kwaren itu dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan jalan menuju Kota Klaten seusai Gerbang Tol Klaten di Kecamatan Ngawen beroperasi.
"Kendaraan yang dilarang masuk ke sana itu roda empat ke atas. Karena keramaian pintu tol itu menyebabkan kemacetan di sana sebagai salah satu titik simpul menuju arah Kota Klaten," ungkap Supriyono kepada awak media, Senin (16/12/2024).
Dia menuturkan permberlakuan jalur satu arah itu rencananya akan dilakukan sampai pembangunan exit Tol Prambanan di Kecamatan Jogonalan, Klaten, selesai dan Gerbang Tol Prambanan mulai beroperasi.
"Kalau selama pembangunannya belum selesai. Maka kami masih fokus di situ. Tetapi kalau jalan tol dan pintu exit tol Prambanan sudah digunakan, mungkin akan kami evaluasi lagi hasilnya," jelasnya.
Baca juga: Uang Tol Yogyakarta-Bawen Rp118 Miliar Mengucur ke 11 Desa dan 7 Kecamatan di Magelang
Menurut Supri, seusai Gerbang Tol Klaten mulai beroperasi, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Kota Klaten semakin meningkat.
Apalagi saat akhir pekan maupun libur nasional, termasuk menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Jika dibandingkan sebelum Tol Jogja-Solo beroperasi, ada perkembangan atau peningkatan hampir 10 kali lipat jumlah kendaraan yang melintas setiap Minggu. Setiap weekend pasti ramai dan kendaraannya macam-macam, mulai mobil, truk, sampai bus pariwisata," tuturnya.
| Kabar Duka: Wabup Klaten Benny Ardhianto Tutup Usia di Umur 33 Tahun, Lulusan UGM |
|
|---|
| Operasi Pekat 2025 di Klaten, Kasus Tipiring Miras Naik Jadi 220 Perkara |
|
|---|
| Jabatan Irban di Klaten Resmi Berganti Nama, Fokus Bidang Lebih Spesifik |
|
|---|
| Kasus DBD di Klaten Turun Drastis, Leptospirosis Jadi PR Baru |
|
|---|
| PKK dan DWP Klaten Galang Donasi Rp139 Juta untuk Korban Bencana Sumatera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/INFO-lalu-Lintas-Klaten-Jawa-Tengah-diberlakukan-satu-arah-khusus.jpg)