Pemda DIY Peringati Hari Nusantara 2024 di Pantai Mlarangan Asri Kulon Progo
Hari Nusantara merupakan momen untuk memperingati Deklarasi Djuanda yang terbentuk pada 1957 silam.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemda DIY memperingati Hari Nusantara 2024 yang jatuh pada Jumat (13/12/2024) ini di Pantai Mlarangan Asri, Kapanewon Panjatan, Kulon Progo.
Kegiatannya turut melibatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo dan BPD DIY.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah (Setda) DIY, Tri Saktiyana, mengatakan Hari Nusantara merupakan momen untuk memperingati Deklarasi Djuanda yang terbentuk pada 1957 silam.
"Lewat Deklarasi Djuanda, kawasan laut Indonesia menjadi diperluas sebagai satu kesatuan," jelas Tri memberikan keterangannya.
Ia menilai Hari Nusantara juga menjadi momentum untuk merefleksikan potensi perikanan dan kelautan yang ada di DIY.
Termasuk di sepanjang pesisir Kabupaten Kulon Progo.
Menurut Tri, Pemda DIY berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan kelautan pesisir dan perairan lainnya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Namun upaya tersebut juga harus sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.
"Optimalisasi pemanfaatan kelautan tersebut dijalankan dengan prinsip ekonomi biru," ujarnya.
Baca juga: Sebagian Rumah Warga di Kapanewon Temon Kulon Progo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp250 Juta
Tri turut menyampaikan harapan besarnya terhadap pemanfaatan kelautan dari Kulon Progo.
Sebab ia melihat ada potensi besar yang dimiliki dan bisa dimaksimalkan lebih jauh.
Apalagi Kulon Progo saat ini sudah menjadi gerbang utama DIY dengan adanya Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon.
Sinergitas antara YIA dan sektor kelautan Kulon Progo bisa terbentuk untuk saling mendukung pengembangan satu sama lain.
"Integrasi tersebut nantinya bisa terwujud dalam bentuk pembangunan Aerotropolis YIA," kata Tri.
Peringatan Hari Nusantara 2024 diisi dengan penanaman bibit pohon mangrove di kawasan Pantai Mlarangan Asri.
Bibit pohon tersebut merupakan pemberian dari BPD DIY.
Direktur BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan pihaknya juga terus memberikan dukungan dalam program pembangunan pesisir selatan DIY.
Namun ia berharap pembangunan tersebut tetap memegang prinsip keberlanjutan lingkungan.
"Keberlanjutan lingkungan inilah yang harus dijaga bersama, termasuk di lingkungan pantai," ujar Santoso.(*)
| Tak Berlangganan, Warga di Kulon Progo Pilih Buang Sampah ke Depo Pasar hingga Menumpuk |
|
|---|
| Guru di Kulon Progo Luncurkan Buku '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat', Lengkap dengan Kearifan Lokal |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Naikkan Anggaran Infrastruktur 2026 hingga 14,79 Persen, Jadi Rp102,16 Miliar |
|
|---|
| ASN Pemda DIY Bakal WFH Tiap Hari Rabu, Ini Alasannya |
|
|---|
| Komisi C DPRD DIY Minta BBWSSO Tangani Abrasi Sungai Serang di Pengasih Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penanaman-bibit-pohon-mangrove-di-kawasan-Pantai-Mlarangan-Asri.jpg)