Pedagang SKMB Membisu dengan Tangan Terikat di Depan Candi Borobudur, TWC Angkat Bicara

tatusan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Sentra Kerajinan dan Makanan Borobudur (SKMB) menggelar aksi membisu dengan tangan terikat

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Yuwantoro Winduajie
Ratusan pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Sentra Kerajinan dan Makanan Borobudur (SKMB) menggelar aksi membisu dengan tangan terikat di depan pintu 1 Candi Borobudur, Selasa (10/12/2024 

Royan mengungkapkan bahwa laporan telah disampaikan ke pusat karena PT TWC dinilai tidak kooperatif dalam menyelesaikan masalah ini.

“Kami masih menunggu surat dari Ombudsman RI dan telah berkomunikasi dengan komisioner,” pungkasnya. 

PT TWC Angkat Bicara

Dalam keterangan resminya, Sekretaris PT TWC, Ryan Eka Permana Sakti mengatakan, PT TWC telah menyelesaikan proses pemadanan data pedagang SKMB di pintu 1 Borobudur sesuai arahan Ombudsman RI. 

Dia mengklaim proses ini dilakukan secara akuntabel, transparan, melibatkan Forkopimda Kabupaten Magelang, perwakilan pedagang, dan panitia yang ditunjuk. 

Setiap tahapan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan bersama yang didokumentasikan dalam berita acara yang sah ditandatangani bersama seluruh pihak termasuk perwakilan pedagang. 

Meski demikian, Sakti tak memberikan penjelasan terkait nasib pedagang SKMB ke depannya setelah adanya pemadanan data tersebut.

"Dalam proses ini, data pedagang diverifikasi secara bertahap dan dikategorikan untuk memastikan keabsahan sesuai aturan. Hasilnya pun telah dilaporkan kepada Ombudsman RI," katanya. (Tribunjogja.com/tro)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved