Asesmen Karyawan : Gerbang Memahami Potensi dan Kompetensi Setiap Individu
Asesmen karyawan memainkan peran yang sentral dalam membantu individu untuk memahami potensi dan kompetensi diri mereka dalam mencapai keberhasilan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Kesadaran akan dirinya ini menjadi aspek yang juga penting untuk membentuk rasa percaya diri bagi individu untuk meraih keberhasilan karier profesionalnya.
Maka, kerisauan terhadap masa depan akan terkikis dengan adanya kesadaran dan kepercayaan diri tersebut.
Dengan begitu, individu dalam konteks kerjanya akan semakin merasakan kepuasan sehingga termotivasi untuk berkembang dan lebih berkomitmen pada organisasi.
Sebagaimana pendapat Galang Lufityanto M.Psi., Ph.D., Associate Professor of Psychology Department di Wenzhou-Kean University China, bahwa karyawan pun perlu mendapatkan umpan balik terkait kondisinya saat ini, hal-hal apa yang menjadi kelebihan dan sebaliknya apa yang perlu ditingkatkan.
Ini akan membantunya dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya.
Selain itu, asesmen membantu individu merencanakan pengembangan pribadi yang lebih efektif.
Dengan asesmen, individu mampu mengetahui area yang perlu ditingkatkan.
Hal tersebut dapat menjadi panduan bagi dirinya untuk mengikuti pelatihan yang tepat atau mengambil langkah-langkah pengembangan lainnya, misalnya coaching.
“Bahkan dalam paradigma coaching dan counselling pun, assessmen juga diperlukan untuk bisa memotret progres dalam pengembangan diri bagi karyawan,” lanjut Galang.
Asesmen juga dapat meningkatkan rasa percaya diri karena individu menjadi lebih paham tentang potensi yang dimilikinya serta cara terbaik untuk memanfaatkannya di tempat kerja.
Hal ini memungkinkan individu untuk meraih tujuan karier dengan lebih percaya diri dan fokus, serta membuka peluang untuk peningkatan karier yang lebih cepat dan tepat sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
Jenis-jenis asesmen
Secara umum, asesmen memiliki banyak jenis tergantung tujuan penggunaannya.
Dalam memahami individu di konteks kerja, terdapat beberapa jenis asesmen yang akrab digunakan untuk kebutuhan kepegawaian, yaitu:
1. Asesmen Potensi
| Memahami Pola Pengasuhan Berbasis Budaya untuk Kesejahteraan Psikologis Anak-anak |
|
|---|
| Media Ekspresi Nonverbal Hingga Validasi Emosi Untuk Pemulihan Kekerasan Anak |
|
|---|
| Buka Program Doktor, Psikologi UMBY Jadikan UNAIR Rujukan Tata Kelola Akademik |
|
|---|
| Mantri Bank BUMN di Jogja Didakwa Rugikan Rp2,4 Miliar, Kuasa Hukum Sampaikan Keberatan |
|
|---|
| Cerita Karyawan Difabel Rokok HS Diterima Kerja Plus Mendapat Fasilitas Mes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Asesmen-Karyawan-Gerbang-Memahami-Potensi-dan-Kompetensi-Setiap-Individu.jpg)