Semarak Milad Muhammadiyah ke-112, PDM Bantul Bakal Gelar Muhammadiyah Culture Carnival
PDM Kabupaten Bantul akan menggelar Muhammadiyah Culture Carnival tahun 2024 sebagai rangkaian acara Milad Muhammadiyah ke-112.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bantul akan menggelar Muhammadiyah Culture Carnival (MCC) tahun 2024 sebagai rangkaian acara Milad Muhammadiyah ke-112.
Kegiatan ini digelar dengan rute Lapangan Trirenggo-Simpang Lima Bejen menuju ke SMA Muhiba pada Minggu (8/12/2024).
Wakil Ketua PDM Kabupaten Bantul, Sumarna, mengatakan, MCC tahun 2024 itu digelar untuk menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-112 dengan mengangkat tema Lestari Lan Manjuning Budaya Murih Raharjaning Bawana.
"MCC itu sebagai gong atau puncak semarak Milad Muhammadiyah ke-112. Karena sebelum itu sudah ada berbagai kegiatan dengan fokus kegiatan di bidang olahraga. Sudah dilaksanakan lomba ping pong tenis meja antar PCM se-Kabupaten Bantul pada 16 November 2024," katanya kepada awak media saat jumpa pers di kantor PDM Bantul, Kamis (5/12/2024).
Dalam peringatan Milad Muhammadiyah ke-112 ini, juga dilaksanakan sejumlah kegiatan mulai dari lomba senam bugar, lomba mewarnai, hingga melukis kaligrafi.
Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Bantul.
Baca juga: Baznas Klaten Salurkan Bantuan RTLH Hingga Jambanisasi Senilai Rp1,5 Miliar
Koordinator MCC, Bambang Sugeng Hartanto, menambahkan MCC tahun 2024 tidak hanya digelar untuk menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-112, tetapi juga menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, menggali dan mengembangkan potensi maupun kreativitas warga Muhammadiyah dalam hal seni dan budaya.
"Nanti awal perjalanan MCC, itu isyaallah ada Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih. Kemudian diikuti arak-arakan pawai mulai ada 112 pembawa benda merah putih dan Muhammadiyah, para pimpinan PDM Bantul, pawai becak dari ibu-ibu PDM Bantul, dan diperkirakan ada sekitar 6.000 peserta MCC," ucap dia.
Dalam pelaksanaan, kata Sugeng, pihaknya akan menggunakan nuansa tradisional. Di mana, para pimpinan PDM Bantul akan menggunakan pakaian tradisional asli di Jawa, sebagai bentuk melestarikan budaya lokal dan memberikan dakwah dengan berbasis budaya lokal.
"Dan nanti juga ada sembilan grup drum band yang ikut memeriahkan MCC. Ini luar biasa dan mudah-mudahan nanti betul-betul mendapatkan pelajaran dari pelaksanaan MCC 2024," jelasnya.
"Kemudian kami bekerja sama dengan Polres Bantul untuk mengamankan jalur lalu lintas. Jadi, akan ada kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas di jalur pawai yang akan dilalui itu," imbuhnya.(nei)
| Ekonom UMY Perkirakan Inflasi DIY Meningkat pada April 2026, Ini Pemicunya |
|
|---|
| Muhammadiyah dan BPJS Ketenagakerjaan Kembangkan Kerja Sama Akses Perumahan hingga Pelatihan Kerja |
|
|---|
| Pakar UMY Sebut Ada Sisi Positif dan Negatif dari Lowker KDMP dan KNMP |
|
|---|
| MBG Bakal Difokuskan pada Anak Kurang Gizi, Pakar UMY Ungkap Prioritas Sasaran |
|
|---|
| Mediasi As-Iran Buntu, Pakar UMY Sebut Ancaman Trump Sebagai Diplomasi Koersif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Semarak-Milad-Muhammadiyah-ke-112-PDM-Bantul-Bakal-Gelar-Muhammadiyah-Culture-Carnival.jpg)