Sembilan Seniman dan Budayawan di Jogja Terima Penghargaan Pemkot Yogyakarta
Kesembilan seniman dan budayawan itu antara lain, Didik Hadiprayitno/Didik Nini Thowok sebagai pelestari seni, YR Landung Simatupang
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 9 seniman, budayawan dan pelestari Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), serta 20 pengelola Bangunan Cagar Budaya (BCB) diganjar penghargaan oleh Pemkot Yogyakarta.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogya, Yetti Martanti, mengatakan, bahwa penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya dan dedikasi yang telah mereka lakukan.
"Apresiasi pemerintah terhadap para tokoh seninan, budayawan serta pelestarian bangunan warisan budaya dan cagar budaya," tandasnya, Senin (2/12/24).
Kesembilan seniman dan budayawan itu antara lain, Didik Hadiprayitno/Didik Nini Thowok sebagai pelestari seni, YR Landung Simatupang sebagai pelaku seni, Sri Ratna Saktimulya sebagai pelestari bahasa, sastra dan aksara, Mustofa W. Hasyim sebagai pelaku bahasa, sastra dan aksara.
Kemudian Eko Supriyono sebagai pelestari adat dan tradisi, Agustina Ismurjilah sebagai pelaku adat dan tadisi, Prijo Mustiko sebagai budayawan, RM. Altiyanto Henryawan sebagai kreator, hingga RM. Widaru Krefianto Darmawan sebagai pelestari WBTB.
"Pemberian penghargaan dilakukan melalui proses yang panjang dan objektif. Penghargaan diberikan secara simbolis dalam wujud Piagam Wali Kota Yogya, pin emas, serta uang pembinaan Rp15 juta," ujarnya.
Sementara, untuk para pengelola BCB yang mendapat penghargaan, masing-masing diganjar piagam, plakat, serta uang apresiasi sebesar Rp12,5 juta.
Yetti berharap, penghargaan tersebut dapat memberikan motivasi bagi para tokoh, sekaligus mendorong masyarakat untuk turut serta menjaga eksistensi bangunan warisan budaya dan cagar budaya yang sarat nilai sejarah
"BCB yang diberikan penghargaan ini dinilai berdasarkan beberapa indikator, seperti kondisi keaslian dan keterawatan bangunan," ucapnya.
Adapun deretan penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Yogya, Sugeng Purwanto
Ia menegaskan, bahwa Pemkot Yogya akan terus memberikan dukungan dan perhatian terhadap kegiatan yang termasuk dalam pemajuan dan pelestarian kebudayaan.
"Keberadaan pelaku seni budaya serta pelestari bangunan warisan budaya dan cagar budaya di Kota Yogya memiliki peranan penting dan patut mendapat apresiasi," tandasnya. (aka)
| Peringati KAA, Eko Suwanto : Spirit Melawan Penindasan dan Penjajahan Masih Relevan Diperjuangkan |
|
|---|
| Bahas RUU Penyadapan, Badan Keahlian DPR RI Ajak Pakar Hukum UAJY Berkolaborasi |
|
|---|
| Siswa SMP di Yogyakarta yang Viral Hilang Ternyata Mengamankan Diri ke Lembaga Perlindungan Anak |
|
|---|
| Penyebab Lonjakan Harga Minyak Goreng Premium di Bantul |
|
|---|
| Sempat Dilaporkan Hilang, Satu Siswa SMP di Jogja Kini Dalam Pengawasan Lembaga Perlindungan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sembilan-Seniman-dan-Budayawan-di-Jogja-Terima-Penghargaan-Pemkot-Yogyakarta.jpg)