Pengalaman Berharga 24 Siswa Tumbuh High School Selama Mengikuti Student Exchange di Eropa
Sebanyak 24 siswa Tumbuh High School (tingkat SMP dan SMA) mengikuti Student Exchange di Eropa, yaitu Belanda dan Jerman.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Belum lama ini, sebanyak 24 siswa Tumbuh High School (tingkat SMP dan SMA) mengikuti Student Exchange di Eropa, yaitu Belanda dan Jerman.
Kegiatan internasional tersebut menjadi kegiatan kedua kali yang diselenggarakan oleh Tumbuh High School.
Principal SMA Tumbuh, MM. Emy Rahmawati, M.Pd, mengatakan Student Exchange menjadi salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Sekolah Tumbuh.
Di mana, kegiatan itu selalu digelar setiap dua tahun sekali.
"Kebetulan, tahun ini, saya dipercaya sebagai koordinator dalam program Student Exchange kali ini. Beberapa program yang dilaksanakan di antaranya adalah misi kebudayaan yang dibawakan oleh siswa dengan menampilkan performance seni kebudayaan dari Indonesia," katanya kepada Tribunjogja.com, di Sekolah Tumbuh Kampus Terpadu Sewon, Kamis (19/9/2024).
Performance seni budaya yang dimaksud yakni karawitan atau gamelan, dance atau tari, serta teater.
Di mana, pentas itu ditampilkan di beberapa tempat mulai dari Belanda di Heerbeeck College dan Pius X College, KJRI Hamburg, hingga Grundschule di Bremen.
"Selain misi kebudayaan, teman-teman juga melakukan aktivitas pembelajaran bersama beberapa siswa di sana. Selain itu, kami juga menyelenggarakan pameran, dengan misi membawa sejarah Indonesia, yaitu cerita dan perjuangan tokoh-tokoh Indonesia yang menempuh studi di Belanda" jelasnya.
Baca juga: Sekolah Tumbuh Kampus Terpadu Sewon Angkat Potensi Wisata Lewat Drama Kolosal Jogjadiwarna
Hal itu dilakukan agar para siswa siswi Tumbuh High School bisa turut serta mengembangkan pengetahuan yang lebih luas.
Kemudian, bisa belajar hidup mandiri dan merasakan kehidupan budaya di negara Belanda dan Jerman.
"Anak-anak mempunyai kesempatan live in di beberapa keluarga di sana dengan tinggal bersama host family di kota Best. Jadi, mereka bisa merasakan budaya di Belanda," ujar Emy.
Salah satu siswa SMA kelas 12 yang ikut serta pertukaran pelajar di Belanda, Andras Ghaniyu Prihutomo (17), mengaku senang bisa mengikuti kegiatan itu dengan melakukan pentas teater.
"Kami tampil tiga kali di tiga kota (di Belanda dan Jerman). Total, tim teater ini ada enam orang dengan modal latihan sekitar dua bulan dan itu tidak setiap hari," papar dia.
Andras mengatakan bahwa kegiatan itu menjadi tantangan baru.
Sebab, selain tampil di luar negeri, melalui Student Exchange dia juga bisa mempelajari budaya baru dan mempelajari menyelesaikan masalah dengan cepat bersama timnya.
| Dua Dekade Sekolah Tumbuh, Rayakan Perjalanan Pendidikan Inklusif Lewat Pameran di JNM |
|
|---|
| Buka Sekolah di Jakarta, Yayasan Edukasi Anak Nusantara Konsisten Bawa Konsep Pendidikan Inklusi |
|
|---|
| Buka KB dan TK Tumbuh di Jakarta, Yayasan Edukasi Anak Nusantara Bawa Konsep Pendidikan Inklusi |
|
|---|
| Sekolah Tumbuh Kampus Terpadu Sewon Angkat Potensi Wisata Lewat Drama Kolosal 'Jogjadiwarna' |
|
|---|
| Sekolah Tumbuh Launching Tumbuh Hospitality & Arts School |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengalaman-Berharga-24-Siswa-Tumbuh-High-School-Selama-Mengikuti-Student-Exchange-di-Eropa.jpg)