Berita Sleman Hari Ini
Pemkab Sleman Anggarkan Rp 80 Juta Buat Subsidi Harga Bapok
Operasi pasar dengan mensubsidi harga bahan pokok ini akan digulirkan pada bulan Desember mendatang.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, menganggarkan puluhan juta rupiah untuk kegiatan operasi pasar menjelang Natal dan tahun baru (Nataru).
Operasi pasar dengan mensubsidi harga bahan pokok ini akan digulirkan pada bulan Desember mendatang, sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan bahan pangan di masyarakat dengan harga yang terjangkau.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Kurnia Astuti mengatakan, kegiatan operasi pasar hanya difokuskan untuk harga bahan pokok dan diluncurkan di beberapa pasar tradisional besar di Sleman.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya bekerjasama dengan distributor dan pedagang dengan memberikan semacam subsidi tranportasi untuk harga bahan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng.
"Jadi untuk bahan pokok ini, kami berikan subsidi. Subsidinya Rp 2 ribu perkilo. Ini kami kemarin (dianggarkan) sekitar Rp 80 jutaan untuk kita luncurkan ke beberapa pasar," kata Nia, Selasa (26/11/2024).
Menjelang natal dan tahun baru, Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir.
Sebab, melalui pemberian subsidi terhadap bahan pokok tersebut, maka harga di sejumlah pasar tradisional seperti di Gamping, Godean, dan pasar Sleman diharapkan tetap stabil.
Adapun sasaran subsidi yang dapat dijangkau untuk masing-masing bahan pokok sekitar 12 ton. Kegiatan operasi pasar ini akan mulai diluncurkan di bulan Desember mendatang.
Saat ini, satu bulan menjelang natal dan tahun, Nia memastikan harga bahan pangan di Kabupaten Sleman masih relatif stabil.
Kendati demikian, ada beberapa komoditas yang perlu diwaspadai mengalami lonjakan cukup tinggi terutama produk yang terdampak curah hujan tinggi.
"Salah satunya adalah bawang merah. Sejak kemarin sudah naik ya, di kisaran 10 persen dibanding harga normal. Ini perlu kita waspadai," kata dia.
Jika dilihat dari harga pangan Sleman, harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Sleman rata-rata telah menyentuh Rp 41.857/kg.
Jumlah tersebut melonjak dibandingkan harga normal di kisaran Rp 30 ribu/kg.
Nia khawatir, jika harga bawang merah terus naik maka produk substitusinya, seperti bawang putih juga ikut terkerek naik.
Karenanya, perlu dilakukan upaya pengendalian harga agar tetap stabil.( Tribunjogja.com )
| Hujan Deras Picu Banjir di Trihanggo, 5 Rumah Warga Terdampak Akibat Gorong-gorong Mampet |
|
|---|
| Puting Beliung Melanda Condongcatur Sleman, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
|
|---|
| Keterangan Polisi soal Kecelakaan Beruntun di Sleman Hari Ini, Kerugian Ditaksir Rp 155 Juta |
|
|---|
| CERITA Fajarwati yang Kelak Tidak Akan Tidur di Bekas Kandang Sapi Lagi |
|
|---|
| Sambut Natal, 20 Gereja di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)