Longsor Tutup Jalan Provinsi di Samigaluh

Tebing yang berada di tepi Jalan Provinsi penghubung Kecamatan (Kapanewon) Kalibawang dan Samigaluh longsor

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Istimewa
Kondisi Jalan Provinsi penghubung Kapanewon Samigaluh dan Kalibawang yang bisa kembali dilewati usai terjadi longsor pada Senin (18/11/2024). Tidak ada korban jiwa, namun akses jalan sempat terblokir. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tebing yang berada di tepi Jalan Provinsi penghubung Kecamatan (Kapanewon) Kalibawang dan Samigaluh longsor pada Senin (18/11/2024) siang.

Tidak ada korban jiwa, namun akses jalan sempat terblokir akibat kejadian ini.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo, Budi Prastawa mengatakan longsor terjadi menjelang pukul 12.00 WIB.

"Tebing yang longsor ini berada di wilayah Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh," jelas Budi.

Tebing tersebut berada persis di sisi utara jalan, di mana bagian yang longsor memiliki ketinggian sekitar 10 meter.

Tak hanya material tanah, sejumlah pohon pun ikut ambruk ke jalan akibat longsor tersebut.

Cuaca sendiri sedang cerah dan tidak sedang hujan saat longsor terjadi. Namun diduga longsor disebabkan oleh curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

Baca juga: Dinkes Targetkan Seluruh Kalurahan di Kulon Progo Penuhi Standar STBM

Menurut Budi, batang pohon yang ambruk akibat longsor mengenai kabel listrik dan kabel jaringan internet yang berada di sisi selatan jalan. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

"Meski begitu sempat terjadi kemacetan akibat akses jalan yang terblokir material longsor," ujarnya.

Budi mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Penanganan dilakukan dengan membersihkan material longsor dari badan jalan.

Adapun saat ini jalan sudah bisa kembali dilewati dan material longsoran sudah terkondisi sekitar 50 persen. Meski begitu pemantauan tetap dilakukan di area sekitar longsor sebagai antisipasi.

"Kami saat ini tinggal menunggu pembersihan dari DPUPESDM DIY, mengingat jalan ini berstatus Jalan Provinsi," kata Budi.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi turut mendatangi lokasi longsor untuk meninjau proses penanganannya. Ia menginstruksikan agar penanganan memakai skala prioritas.

Penanganan terutama diperlukan terhadap pembersihan akses jalan dari material longsor. Termasuk menangani kabel jaringan listrik dan internet yang terkena pohon yang ambruk akibat longsor.

"Harus dipastikan juga longsor susulan tidak kembali terjadi," kata Siwi memberikan keterangannya.(alx)


 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved