BPBD Gunungkidul Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
Langkah mitigasi dan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana penting dilakukan, untuk meminimalisasir adanya korban
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem di musim penghujan ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gunungkidul, Purwono, mengatakan langkah mitigasi dan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana penting dilakukan, untuk meminimalisasir adanya korban.
"Di antaranya dengan melakukan pemangkasan pohon yang rawan tumbang, melakukan gotong royong pembersihan saluran drainase , serta selalu mengupdate info cuaca dari BMKG,"ujarnya, Selasa (5/11/2024).
Tak hanya itu, dirinya pun meminta masyarakat tidak berteduh di bawah reklame, tiang, baliho karena rawan tumbang.
"Kemudian Kami juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati berkendara atau berlalu lintas, waspada terutama kalau melintas di tanah yang labil," ungkapnya.
Untuk diketahui, terdapat 18 titik terdampak bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul, per November 2024. Setidaknya, sebanyak 15 rumah dan tiga fasilitas umum mengalami kerusakan ringan dan sedang. (*)
| Suhu Ekstrem saat Pancaroba Ancam Produksi Pangan Nasional, Padi dan Jagung Paling Rentan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Wilayah DIY Selasa 21 April 2026, Hujan Lebat Guyur Sleman, GK dan Kulon Progo |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Terjang Sleman: Talud Longsor dan Infrastruktur di 6 Kapanewon Rusak |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca DIY Besok Rabu 15 April 2026: Waspada Potensi Hujan Sedang-Lebat di Jogja dan Sleman |
|
|---|
| Gelombang Rossby Ekuatorial Pengaruhi Intensitas Hujan di DIY, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-angin.jpg)