Museum Gumuk Pasir Bantul Tutup Sementara untuk Renovasi
Ketua Tim Kerja Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP), Andika Bangun Taji, mengatakan renovasi dilakukan pada kaca di bagian atas
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Museum Gumuk Pasir yang terletak di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul tutup sementara selama 28 Oktober sampai 9 Desember 2024, dikarenakan ada sejumlah renovasi pada bagian bangunannya.
Ketua Tim Kerja Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP), Andika Bangun Taji, mengatakan renovasi dilakukan pada kaca yang terletak di bagian atas bangunan.
Kerusakan kaca itu terjadi dikarenakan angin.
Sebab, lokasi bangunan dekat dengan pantai, sehingga terdapat angin yang lebih kencang dibandingkan di daratan pada umumnya.
"Selain itu ada tangga yang terkena karat dan korosi. Sebenarnya, bangunan Museum Gumuk Pasir itu masih oke, hanya beberapa bagian seperti di sudut-sudut tertentu rusak dan mungkin dikarenakan faktor cuaca," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (29/10/2024).
Kemudian, disampaikannya pada bangunan Museum Gumuk Pasir itu juga sempat ada keretakan.
Namun, skalanya hanya kecil dan sedikit, sehingga tidak dikategorikan parah. Lalu, ada beberapa fasilitas pendukung yang juga dilakukan perbaikan.
"Nah, karena kondisi saat ini sudah mau memasuki musim hujan, dan di dalam museum itu kan ada banyak koleksi-koleksi berusia. Takutnya kalau kena hujan dan sebagainya, kami jadi susah memeliharanya," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Bantul Ingin Gandeng Swasta untuk Bangun Tambatan Perahu di Laguna View Depok
Selain itu, pihaknya juga mengkhawatirkan kondisi kerusakan di Museum Gumuk Pasir pada saat ini akan berdampak kepada keamanan dan kenyamanan para pengunjung.
Dengan begitu, renovasi dilakukan agar semua dapat aman dan tidak menimbulkan dampak negatif.
"Jadi, kami tidak ada melakukan penambahan bangunan dan sebagainya. Kami hanya melakukan renovasi. Karenakan musuh kami itu sebenarnya cuaca, yang mana kalau panas itu panas banget dan kalau dingin itu dingin banget. Nah itu ternyata membuat efek ke bangunan," ujar dia.
Andika melanjutkan bahwa renovasi itu menjadi bagian pemeliharaan tahunan.
Lalu, renovasi Museum Gumuk Pasir yang dilakukan saat ini melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp60-an juta.
"Sejauh ini proses renovasi tidak ada kendala. Ya mudah-mudahan, renovasi itu dapat berjalan sesuai tepat waktu dan sebelum hujan tiba," tuturnya.
Geliat Kunjungan Wisatawan Museum Gumuk Pasir
| Kronologi Penemuan Dua Jasad oleh Pemancing di Sungai Bedog Bantul |
|
|---|
| Motif Istri Sayat Leher Suami di Losmen Kawasan Parangtritis Terungkap |
|
|---|
| Misteri Dua Mayat di Sungai Bedog Bantul, Satu Tengkorak Sudah Berlumut, Identitas Belum Terungkap |
|
|---|
| Geger Pemancing di Bantul Temukan Dua Mayat Tanpa Identitas |
|
|---|
| Buntut Cemari Sumur Warga, SPPG Mangiran Bantul Dihentikan Sementara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Museum-Gumuk-Pasir-tutup-sementara.jpg)