Berita Bantul Hari Ini

DKP Bantul Harap Program Makan Siang Bergizi dan Gratis Bisa Tingkatkan Minat Konsumsi Ikan

DKP Bantul berharap program makan siang bergizi dan gratis dari Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran dapat meningkatkan minat konsumsi ikan

|
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul berharap program makan siang bergizi dan gratis dari Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo-Gibran dapat meningkatkan minat konsumsi ikan, walau sampai saat ini belum ada petunjuk teknis.

"Untuk lauk makan bergizi dan gratis itu tentunya ada pertimbangan konsumsi protein hewani ya. Jadi, dalam penyajiannya tidak melulu ayam atau daging sapi, tapi ada ikan. Jadi, kami berharap itu dapat meningkatkan konsumsi ikan ke depan," pinta Kabid Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP Bantul, Kristanto Kurniawan, Minggu (20/10/2024).

Pihaknya berharap ikan menjadi sumber protein hewani pilihan untuk dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya dari kalangan anak-anak.

Bahkan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan diri untuk memberikan suplai ikan terbaik dan siap memberikan rekomendasi kepada pihak vendor bilamana nanti menjadi bagian penyediaan lauk makan siang bergizi dan gratis. 

Adapun rekomendasi yang akan diberikan untuk lauk makan siang itu adalah ikan budidaya jenis lele. Di mana, terdapat harga jual beli yang terjangkau dan terdapat siklus panen lebih cepat dibandingkan ikan budidaya lain.

"Kalau untuk produksi asli tangkapan laut, kita sebenarnya kurang dan pada musim-musim tertentu tangkapan laut itu kan sulit, karena ada gelombang tinggi maupun cuaca. Jadi ada hambatan untuk di laut, sehingga penyediaan yang dirasa lebih continues dan konsisten adalah ikan budidaya" tuturnya.

Sayangnya, Kristanto belum bisa memperkirakan peningkatan konsumsi makan ikan bilamana pihaknya terlibat sebagai penyedia ikan dalam program makan siang bergizi dan gratis. 

"Kan variasi makanannya kami belum lihat. Misalnya dalam seminggu itu berapa yang konsumsi ikan dan non ikan, itu kan kami belum tahu. Jadi belum bisa diperkirakan peningkatan angka konsumsi ikannya," jelas dia.

Adapun jumlah angka konsumsi ikan di Bumi Projotamansari pada 2023 lalu adalah sejumlah 31,59 kg per kapita per tahun. Angka konsumsi ikan itu meningkat dibandingkan tahun 2022 yang hanya ada 31,32 kg per kapita per tahun.

"Dan pada 2024 ini, kami menargetkan angka konsumsi ikan menjadi 31,65 kg per kapita per tahun," tandas dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved