Berita Sleman Hari Ini
Penutupan Selokan Mataram dan Van Der Wicjk, Bikin Petani Sleman Merugi
Penutupan Selokan Mataram dan Van Der Wicjk selama satu bulan, di musim kemarau berdampak signifikan bagi petani di Sleman.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Sutrisno mengaku sudah mengecek kebocoran tersebut. Ia berharap BBWSSO sesuai komitmen bisa gerak cepat memperbaiki sehingga tidak membutuhkan waktu lama.
"Jika ibarat ban, kalau bocor kan gak se- fatal ganti ban njeblug. Jadi kalaupun itu harus diperbaiki, maka dua atau tiga hari harapannya harus dialirkan lagi," katanya.
Menurut Sutrisno, dampak pematian Selokan Mataram maupun Van Der Wicjk sangat besar dirasakan.
Bukan hanya perputaran uang dari keuntungan petani yang hilang karena tidak bisa menanam, tapi dari penggunaan tenaga kerja juga banyak orang yang dirugikan.
Ia mencontohkan, dalam satu hektar tanaman padi, umumnya digarap oleh dua orang.
Jika dikalikan 5.000 hektar lahan yang tidak digarap maka selama pematian Selokan Mataram dan Van Der Wicjk ini menciptakan 10 ribu pengangguran di Sleman.
Adapun perputaran upah tenaga kerja per hektar sekitar 14 juta rupiah.
Berarti ada sekitar Rp 70 miliar perputaran uang yang tidak terserap tenaga kerja.
"Jika ditotal dari segi tenaga kerja plus keuntungan, berarti ada sekitar Rp 170 miliar perputaran uang yang hilang akibat pematian dua selokan ini. Kami, para petani tidak minta dibantu Pemerintah uang sebanyak itu, kami usaha sendiri. Tapi kami membutuhkan air lancar, tidak dimatikan terlalu lama," ujar Sutrisno.
Ia sendiri memiliki 10 hektar lahan di Godean dan Seyegan. Lahan tersebut 2,5 hektar terdampak langsung pematian selokan Mataram dan 7,5 hektar terdampak pengeringan Van Der Wicjk.
Pemeliharaan
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak menilai pematian air di dua saluran tersebut penting dilakukan.
Ahli Madya Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air, BBWSSO, Rr. Vicky Ariyanti sebelumnya mengungkapkan, selain untuk persiapan pengecekan rehab yang sudah dilakukan, pematian selokan juga karena ada pemindahan pintu dan saluran irigasi dari pihak jalan tol yang menggunakan beton di hulu area pekerjaan wilayah Seyegan.( Tribunjogja.com )
| Hujan Deras Picu Banjir di Trihanggo, 5 Rumah Warga Terdampak Akibat Gorong-gorong Mampet |
|
|---|
| Puting Beliung Melanda Condongcatur Sleman, Sejumlah Rumah Warga Rusak |
|
|---|
| Keterangan Polisi soal Kecelakaan Beruntun di Sleman Hari Ini, Kerugian Ditaksir Rp 155 Juta |
|
|---|
| CERITA Fajarwati yang Kelak Tidak Akan Tidur di Bekas Kandang Sapi Lagi |
|
|---|
| Sambut Natal, 20 Gereja di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kenapa-Selokan-Mataram-Dikeringkan-Ternyata-Ini-Alasan-Lengkapnya.jpg)