Kabinet Prabowo Gibran

Siapa Stella Christie yang Ditunjuk Prabowo Sebagai Wamen di Kabinet Baru? Cek Profil dan Biodatanya

Stella Christie lahir di Medan pada tanggal 11 Januari 1979 dan besar di Jakarta. Saat ini, ia merupakan profesor, guru besar, dan researcher di Tsing

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Siapa Stella Christie yang Ditunjuk Prabowo Sebagai Wamen di Kabinet Baru? Cek Profil dan Biodatanya 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam menyusun kabinet pemerintahannya, presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah tokoh untuk membantu menjalankan pemerintahan di masa mendatang. 

Salah satu nama yang mencuat adalah Stella Christie, seorang akademisi dan ilmuwan ternama yang juga merupakan Guru Besar di Tsinghua University, China. Lalu, siapa sebenarnya Stella Christie, dan mengapa ia dianggap layak untuk dipercaya mengemban tugas di kabinet Prabowo?

Latar Belakang Pendidikan dan Karier Akademis

Stella Christie lahir di Medan pada tanggal 11 Januari 1979 dan besar di Jakarta. 

Saat ini, ia merupakan profesor, guru besar, dan researcher di Tsinghua University, Beijing, China. Stella Christie menempuh pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah di SD, SMP, dan SMA Santa Ursula, Jakarta.

Pada tahun 1999, ia meraih gelar sarjana di Harvard University pada tahun 2004 dengan predikat Magna Cum Laude with Highest Honor, yang menunjukkan prestasi akademik tertinggi. 

Setelah itu, Stella melanjutkan pendidikan pascasarjana dan meraih gelar doktor di bidang Cognitive Science dari Northwestern University pada tahun 2010.

“Saya adalah ilmuwan cognitive science, adalah tentang bagaimana kita berpikir, tentang otak, tentang bagaimana pikiran yang memastikan manusia dan juga hewan dan juga AI. Jadi ilmu saya adalah interdisiplineri," kata Stella saat menjawab pertanyaan awak media seperti dilansir dari Kompas.com.

Baca juga: PROFIL Meutya Hafid, dari Jurnalis yang Disandera di Irak hingga Calon Menteri Kabinet Prabowo

Sebagai, seorang ilmuwan terkemuka di bidang ilmu kognitif, telah memberikan kontribusi signifikan dalam dunia penelitian. 

Beberapa hasil penelitiannya telah dipublikasikan di Journal of Cognition and Development, dengan salah satu artikelnya bahkan dianugerahi sebagai artikel terbaik pada tahun 2010.

Karier akademis Stella semakin berkembang seiring berjalannya waktu. 

Dia pernah mengemban posisi sebagai profesor di Universitas Swarthmore, Pennsylvania, Amerika Serikat, dari tahun 2012 hingga 2018.

Pada tahun 2018, Stella berhasil mendapatkan posisi sebagai profesor tetap di Universitas Tsinghua, China, dan hingga saat ini masih menjabat di universitas tersebut.

Stella juga aktif dalam kegiatan akademis di Indonesia. 

Dia pernah menjadi pembicara dalam dua acara yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek pada tahun 2020, salah satunya membahas topik "Menciptakan Ekosistem Kreativitas dalam Pendidikan Tinggi."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved