Rangkuman Pengetahuan Umum
Faktor Geografis Keragaman Budaya: Materi Pelajaran IPS Kelas 7 Tema 04
Indonesia secara geografis terletak di persilangan antara Benua Asia dan Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Berikut ini merupakan ringkasan materi IPS Kelas 7 Tema Keluarga Awal Kehidupan Halaman 204-211.
Ringkasan materi ini sebagai referensi belajar untuk siswa dengan dampingan orang tua.
Ringkasan Materi Pelajaran IPS Kelas 7 Tema 04 "Pemberdayaan Masyarakat".
Topik A : Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat

Budaya merupakan salah satu sifat paling khas dari pergaulan sosial manusia. Keragaman sosial budaya di masyarakat dapat terjadi saat berbagai jenis suku dan agama yang ada di suatu ruang bertemu dan berinteraksi setiap harinya.
Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang tinggi, kita harus bangga karena kekayaan budaya tersebut dapat hidup rukun dan berdampingan.
Konsep keragaman budaya juga mencakup barang-barang yang dihasilkan oleh kelompok kebudayaan tersebut, seperti busur dan anak panah, alat bajak sawah, kitab hukum adat, dan rumah adat.
Baca juga: Penjabaran Pelajaran IPS Kelas 7 Tema : Pemberdayaan Masyarakat Halaman 210
1. Pengaruh Faktor Geografis yang Memengaruhi Keragaman Budaya
a. Pengaruh Isolasi Geografis terhadap Keragaman Budaya
Indonesia adalah negara kepulauan, secara fisik setiap pulau dipisahkan oleh lautan.
Dulunya, leluhur bangsa Indonesia datang dari Yunan (Tiongkok bagian selatan), kemudian secara berkelompok mereka datang ke Nusantara, menyebar dan bermukim di pulau-pulau besar maupun kepulauan di seluruh penjuru Nusantara.
Perbedaan antarkebudayaan suatu daerah dapat berdampak positif dan negatif.
Keberagaman berbagai kebudayaan di Indonesia jika tidak dikelola dengan baik justru dapat berubah menjadi potensi konflik.
Konflik yang mungkin terjadi di Indonesia adalah konflik antar kebudayaan, di mana terdapat pihak yang merasa kebudayaannya paling baik dibandingkan dengan kebudayaan lain.
b. Pengaruh Iklim terhadap Keragaman Budaya
Indonesia diwarnai oleh iklim mikro (kecil) yang amat beragam. Dalam sebuah ruang wilayah yang sempit, perbedaan ketinggian tempat dapat menghasilkan perbedaan suhu yang signifikan.
Perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain inilah menyebabkan perbedaan pola perilaku yang berbeda, mulai dari bahasa hingga ke sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi.

Kearifan lokal yang berkembang di Nusantara akibat kondisi iklim juga terlihat pada Masyarakat Adat Baduy.
Rumah warga di Desa Kanekes hanya boleh menghadap ke utara dan selatan, ini tujuannya supaya sinar matahari dapat masuk melalui jendela rumah.
c. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keragaman Budaya
Indonesia secara geografis terletak di persilangan antara Benua Asia dan Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
Kondisi strategis inilah yang menyebabkan Indonesia banyak dilalui bangsa asing yang melintasi Selat Malaka sebagai penghubung antara belahan bumi bagian barat dan timur pada saat itu.
Banyaknya bangsa asing yang bertemu dengan penduduk Nusantara, meningkatkan peluang terjadinya pertukaran kebudayaan secara tidak langsung.

Berdasakan latar belakang sejarahnya, budaya Indonesia dipengaruhi oleh ragam kebudayaan Hindu-Buddha, Islam, Tionghoa, dan Eropa.
Interaksi antara warga asing dan penduduk asli pada masa lalu memberikan pengaruh besar terhadap kebudayaan.
Akulturasi berupa percampuran kebudayaan asing dengan kebudayaan asli Indonesia dengan tidak menghilangkan unsur kebudayaan asli membuat kebudayaan Indonesia semakin beragam.
Akibat dari akulturasi tersebut menimbulkan terbentuknya ras, kepercayaan, dan agama yang berbeda-beda di Indonesia.
Baca juga: Penjabaran Soal IPS Kelas 7: Pemberdayaan Masyarakat Halaman 237
2. Jenis Keragaman Budaya
Jenis keragaman budaya dalam masyarakat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik.
Keragaman tersebut dapat dijumpai pada masyarakat yang bermukim di dataran tinggi dan masyarakat yang bermukim di dataran rendah.
Proses lain seperti kolonialisme, perang, dan globalisasi telah menyebabkan populasi asing menetap di daerah baru dan berinteraksi dengan penduduk setempat.
Akibatnya terbentuk komunitas masyarakat yang dipengaruhi oleh beberapa budaya. Dari setiap keragaman budaya yang terus berinteraksi tersebut, kemudian lahir kebudayaa baru.
Dalam sebuah kebudayaan terdapat unsur-unsur budaya universal. Tujuh unsur kebudayaan universal tersebut adalah:
a. Bahasa
b. Sistem pengetahuan
c. Sistem organisasi kemasyarakatan
d. Sistem peralatan hidup dan teknologi
e. Sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi
f. Sistem religi
g. Kesenian
( MG Wijaningtyas Ayu Syafutri )
| Penjelasan Lengkap Perbedaan Matcha dan Green Tea : Asal, Cara Penyajian, dan Manfaat Kesehatan |
|
|---|
| Contoh Kata Hubung Tanpa Tanda Koma, Materi Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| 4 Teori Masuknya Islam ke Indonesia: Gujarat, Persia, Cina, dan Arab |
|
|---|
| 10 CONTOH Idiom Bahasa Inggris yang Sering Digunakan dalam Percakapan |
|
|---|
| Profil Bupati Sleman dari Tahun ke Tahun, Periode 1945-2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/IPS-kelas-7-bab-4-29.jpg)