Rangkuman Materi Antropologi Kelas 12 SMA Bab 1 Kurikulum Merdeka: Antropologi Sosial dan Budaya

Kali ini kita akan belajar materi Antropologi kelas 12 SMA Bab 1 tentang Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Buku Antropologi Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka
Buku Antropologi Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka 

TRIBUNJOGJA.COM – Di era globalisasi seperti saat ini, kita hidup dalam masyarakat yang semakin beragam. 

Perbedaan budaya, suku, dan agama sering kali menjadi sorotan.  

Untuk memahami dunia yang kompleks ini, kita perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang antropologi sosial dan budaya.

Kali ini kita akan belajar materi Antropologi kelas 12 SMA Bab 1 tentang Antropologi Sosial dan Antropologi Budaya.

Materi ini dilansir dari buku Antropologi karya Mohammad Adib, Tri Joko S. Haryono, Tauchid S. Hidajat, Suhariyanti, dan Siska C. Puspita. 

Pada materi kali ini, siswa diharapkan mampu menjelaskan pengertian antropologi sosial dan antropologi budaya, membedakan kedua cakupannya, memberikan contoh antropologi terapan (kegunaan antropologi dalam kehidupan sehari-hari), serta menjelaskan hubungan antar cabang-cabang ilmu antropologi dengan ilmu yang lain secara nyata dalam keseharian masyarakat. 

Buku Antropologi Kelas 12 SMA
Buku Antropologi Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka

Berikut di bawah ini rangkuman materi Antropologi Kurikulum Merdeka Kelas 12 SMA Bab 1

A. Pengertian Atropologi Sosial dan Antropologi Budaya

Antropologi sosial dan antropologi budaya mulai menemukan wujudnya pada pertengahan abad ke-19 dan makin meningkat, pada abad ke-20.

Hal itu ditandai dengan penajaman fokus kajian dan metode yang digunakan untuk memahami realitas sosiokultural masyarakat diteliti.

Pada kajian-kajian klasik, antropologi budaya lebih memusatkan perhatiannya pada keunikan-keunikan (unique) dari keanekaragam masyarakat etnik yang tersebar di berbagai penjuru dunia, khususnya aspek prehistori, etnolinguistik, maupun etnologinya masing-masing.

Aktivitas dari menemukan perbedaan-perbedaan dan keunikan tersebut pada gilirannya melahirkan kajian yang disebut dengan kajian etnografi.

Pada batas-batas tertentu kajian antropologi sosial dan antropologi budaya memang berbeda, tetapi keduanya memiliki titik temu yang sangat esensial dalam memahami realitas masyarakat dan kebudayaan yang menjadi fokus kajiannya.

Pada umumnya, antropologi budaya dikaitkan dengan tradisi.

Sumbangan Amerika dalam antropologi budaya dalah mengembangkan antropologi terapan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved