rangkuman ilmu pengetahuan sosial

MATERI IPS Kelas 8 SMP BAB 3, Organisasi Pergerakan Nasional di Indonesia

Organisasi pergerakan nasional di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
sumber : buku Ilmu Pengetahuan Sosial Kurikulum Merdeka SMP Kelas VIII
Nasionalisme dan Jati Diri Bangsa 

TRIBUNJOGJA.COM - MATERI IPS Kurikulum Merdeka Kelas 8 SMP BAB 3, Organisasi Pergerakan Nasional di Indonesia.

Pergerakan nasional Indonesia

Pergerakan nasional Indonesia merupakan sebuah fase penting dalam sejarah perjuangan bangsa untuk mencapai kemerdekaan. 

Berbagai organisasi yang berdiri selama masa penjajahan berperan krusial dalam meningkatkan kesadaran nasional, menyatukan rakyat, dan memperjuangkan hak-hak mereka. 

Berikut adalah beberapa organisasi pergerakan nasional yang berpengaruh, beserta latar belakang, tujuan, dan perannya dalam perjuangan kemerdekaan.

1. Budi Utomo (1908)

Budi Utomo adalah organisasi pertama yang didirikan oleh sekelompok pelajar dari STOVIA (Sekolah Tinggi Opleiding Voor Inlandsche Artsen) pada tanggal 20 Mei 1908. 

Organisasi ini awalnya bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Dengan gagasan untuk memajukan kebudayaan dan pendidikan, Budi Utomo mengajak rakyat untuk menyadari pentingnya persatuan dan identitas nasional. 

Meskipun fokus awalnya lebih kepada aspek sosial dan pendidikan, Budi Utomo membuka jalan bagi lahirnya organisasi-organisasi lainnya yang lebih politis.

2. Sarekat Islam (1911)

Didirikan pada tahun 1911, Sarekat Islam awalnya bertujuan untuk melindungi pedagang pribumi dari persaingan pedagang Tionghoa. 

Namun, seiring waktu, Sarekat Islam berkembang menjadi gerakan yang lebih politis. 

Organisasi ini menggalang dukungan masyarakat untuk memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak rakyat. 

Di bawah kepemimpinan HOS Cokroaminoto, Sarekat Islam menjadi salah satu organisasi terbesar dan paling berpengaruh, yang tidak hanya mengedepankan aspek ekonomi tetapi juga sosial dan politik.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved