Pramuka Saka Wirausaha Rintisan Dinas Koperasi UKM DIY Membangun Ekonomi

Agustin yang awalnya masih duduk di kelas 3 SMA, akhirnya bisa membayar uang masuk kuliah menggunakan penghasilan yang ia dapatkan dari Saka Wirausaha

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
INSPIRATIF - Hasil pemberdayaan ekonomi yang dilakukan Pramuka Saka Wirausaha rintisan Dinas Koperasi UKM DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Berpikir ide usaha untuk mendapatkan penghasilan saat kuliah merupakan hal umum terjadi. Beda ceritanya ketika hal itu terjadi di ranah pelajar SMA sederajat. 

Hal inilah yang dialami Agustin, Deva, Roro dan Dicky. Para pemuda di atas adalah pelajar SMA sederajat yang mengikuti Program Rintisan Dinas Koperasi DIY, Pramuka Saka Wirausaha

Agustin yang awalnya masih duduk di kelas 3 SMA, akhirnya bisa membayar uang masuk kuliah menggunakan penghasilan yang ia dapatkan dari Saka Wirausaha. Begitu juga dengan Dicky, Roro, dan Deva yang sejak setahun lalu, akhirnya bisa mendapatkan penghasilan dan mulai melibatkan beberapa orang freelance dalam usahanya. 

“Alhamdulillah, untuk masuk kuliah tahun ini, terbantu banyak dengan adanya penghasilan dari Saka Wirausaha,” ucap Agustin, Anggota Saka Wirausaha Gunungkidul.

Saka Wirausaha merupakan satuan karya rintisan dalam gerakan pramuka yang pertama hadir di Indonesia dan diinisiasi Dinas Koperasi UKM Provinsi DIY pada 2023. Kehadiran Saka Wirausaha berangkat dari kegelisahan akan munculnya bonus demografi di Yogyakarta dan Indonesia pada masa depan, sehingga muncul ide dan gagasan meningkatkan rasio kewirausahaan dengan membuat sebuah program pembentukan wirausaha muda melalui Gerakan Pramuka.

Baca juga: Anggota Inkubasi Bisnis Saka Wirausaha Belajar Konsep Pemberdayaan Petani di Putat

Tak sampai setahun sejak berdiri, animo pelajar SMA sederajat itu semakin tinggi. Hal ini ditandai tingginya pendaftar dari kegiatan rekrutmen dan orientasi saka wirausaha yang sudah diadakan di 5 kab/kota di provinsi DIY. 

Kegiatan yang didukung penuh Dana Keistimewaan (Danais) ini berhasil menjaring 100 peserta baru dari setiap kabupaten/kota, angka yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Kami berharap, adik-adik yang ada dalam Saka Wirausaha bisa berproses bersama untuk menumbuhkan ide sampe akhirnya menjadi sebuah usaha,” kata Wisnu Hermawan SP MT, Kepala Bidang Kewirausahaan sekaligus Pimpinan Saka Wirausaha Tingkat DIY. 

“Sebagai bentuk keseriusan dan dukungan kami, adik-adik juga akan difasilitasi melalui pameran-pameran yang ada, serta akan diberikan modal pembinaan,” lanjutnya.

Apa yang disampaikan Wisnu Hermawan pada awal tahun ini, semakin terlihat jelas ketika munculnya beberapa stan dari Anggota Saka Wirausaha pada gelaran bergengsi yang diadakan Dinas Koperasi UKM DIY. Misalnya, Festival Pramuka Jogja, Sibakul Sport Fest, Jogja Fashion Week, Pasar Rakyat Perkemahan Saka Wirakartika, Festival Coklat Nglanggeran, Festival Anggrek Vanda Tri Color, Jambonas Scooterland. 

Berdasarkan informasi dari seorang anggota, penghasilan mereka dalam 1 kali pameran bisa menembus angka Rp3-9 juta.

“Anggota Saka Wirausaha yang bergabung pada tahun ini akan mendapatkan pelatihan dari beberapa krida, semisal Krida Produksi, Pemasaran, SDM dan Keuangan. Nantinya, mereka juga akan diberikan kesempatan untuk mengikuti program percepatan dalam Saka Wirausaha yakni Inkubasi Bisnis. Di mana setiap kinerja yang mereka lakukan akan diukur dan diapresiasi dengan pemberian Modal Pembinaan,” jelas Bio Hadikesuma, Konsultan Bisnis yang ditunjuk untuk mengawal Saka Wirausaha sekaligus Mabi Saka Wirausaha Tingkat DIY.

“Kami optimistis program ini bisa berjalan sesuai rencana, akan muncul para pelaku usaha baru ke depannya. Keyakinan ini didasari dari dukungan pemerintah dan anggota Saka Wirausaha yang kembali melakukan rekrutmen karena banyaknya peminat,” lanjut Bio kepada Tribun Jogja.

Selain dampak ekonomi dan serta animo yang muncul dari geliat Saka Wirausaha yang belum genap satu tahun, ternyata Program Rintisan Dinas Koperasi UKM DIY ini berhasil mencuri perhatian Provinsi Jawa Tengah untuk bisa ikut menduplikasikan di beberapa kabupaten/kota lainnya. (rls/ord)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved