Berita di DI Yogyakarta Hari Ini

Jogja Book Fair 2024, Modal Jogja Menuju Kota Buku Nasional

Jogja Book Fair telah dikunjungi lebih dari 5000 pengunjung setiap hari dengan perputaran ekonomi mencapai ratusan juta setiap harinya.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Miftahul Huda
Pengunjung Jogja Book Fair 2024 membludak saat hari terakhir pameran, Kamis (19/9/2024) 

Ke depannya Wardoyo berharap event ini tidak hanya sekadar agenda rutin tahunan, tetapi melalui Jogja Book Fair mampu meningkatkan literasi masyarakat DIY.

"Semoga acara ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran literasi di berbagai lapisan masyarakat. Mari kita jadikan literasi sebagai budaya dan bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita," ungkpanya.

Paniradya Pati Kaistimewaan DIY Aris Eko Nugroho, menuturkan Jogja Book Fair menjadi salah satu ciri khas Yogyakarta dalam mendukung peningkatan literasi.

"Karena di dalamnya ada kolaborasi berbagai OPD yang memiiki konsentrasi yang sama terkait buku. Sehingga kerjasama OPD dengan komunitas lebih terjalin," kata dia.

Ia berharap ke depannya ada pembenahan terutama dalam hal sinergitas dan aktivitas selama Jogja Book Fair dilangsungkan.

Aris turut menyayangkan buku-buku yang dihasilkan oleh pemerintah DIY tidak ikut dipamerkan dalam Jogja Book Fair 2024.

"Ini kan baru awal, kedepan perlu pembenahan. Misalnya bagaimana kemudian buku-buku yanh dihasilkan oleh pemerintah itu juga perlu disajikan. Yang kemarin kan produk dari penulis, produk yang dari pemerintah masih belum, jelasnya.

Ketua IKAPI DIY, Wawan Arif menambahkan setelah vakum 10 tahun pengunjung Jogja Book Fair 2024 per harinya diperkirakan 5000.

"Ini sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Peserta penerbit juga dua kali lipat. Tahun lalu ada 40 sekarang ada 87 penerbit," ungkapnya.

Trend positif ini menjadi modal awal untuk mewujudkan Jogja sebagai kota buku nasional. 

Hal ini turut didukung adanya 500 penerbit buku yang masih aktif di Yogyakarta.

"Jogja punya modal yang cukup untuk klaim kita perbukuan disamping kota budaya. Tentu juga ekosistemnya artinya sebagai kota pelajar tentu potensi pembacanya tersedia," ungkapnya.

Sebagai informasi, berbagai kegiatan meriah telah dihadirkan selama acara, termasuk lomba-lomba, talkshow, diskusi buku, pentas musik, cerpen, workshop literasi, hingga wisata buku dan game interaktif. 

Event ini juga melibatkan berbagai komunitas, pegiat buku, seniman, mahasiswa, pelajar, bahkan anak-anak dari PAUD dan TK.

Tokoh-tokoh besar dari dunia literasi turut hadir, di antaranya Eka Kurniawan, JJ Rizal, Brilliant Yotenega, Wisnu Suryaning Adji, Fachrudin Faiz, Kalis Mardiasih, dan banyak lagi. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved