Kasus Dugaan Bullying Dr Aulia Mulai Terang, RSUP Dr Kariadi Akui Ada Perundungan

pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang akhirnya mengakui adanya perundungan yang menimpa dr Aulia.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
HANDOUT
Dokter Aulia Risma Lestari 

TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Tabir gelap kematian dokter Aulia Risma Lestari perlahan mulai terungkap.

Dr Aulia Risma Lestari sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Semarang  Senin (12/8/2024) silam.

Dokter yang tengah menempuh pendidikan spesialis di Universitas Diponegoro(Undip) Semarang itu diduga mengakhiri hidup lantaran menjadi korban perundungan.

Pihak keluarga pun sudah resmi melaporkan kasus kematian dr Aulia Risma ke Polda Jawa Tengah.

Saat ini kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan perundungan terhadap dr Aulia tersebut.

Di tengah proses penyelidikan aparat kepolisian, pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang akhirnya mengakui adanya perundungan yang menimpa dr Aulia.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi Semarang, Mahabara Yang Putra.

Meski sudah memastikan adanya bullying, Mahabara Yang Putra menyebut pelakunya masih diburu oleh pihaknya.

"Kasus perundungan memang ada, oknumnya siapa sedang dicari," kata Mahabara kepada TribunJateng.com, Jumat (13/9/2024).

Baca juga: Almarhum dr Aulia Risma Sempat Transfer Rp 225 Juta ke Sejumlah Rekening, Kini Diselidiki Polisi

Ia menuturkan oknum tersebut melakukan bullying dengan memanfaatkan posisinya.

"Oknum itu melakukan perundungan dengan memanfaatkan posisinya."

"Lalu melakukan kekerasan kekerasan terhadap adik kelasnya," ungkapnya.

Pihak rumah sakit sendiri menurut Mahabara akan melakukan evaluasi terhadap proses seleksi yang dilakukan bersama instansi pendidikan.

Mahabara juga buka suara tentang penghentian sementara PPDS Anestesi Undip di RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Menurutnya, hal itu dilakukan agar kepolisian dapat melakukan penyelidikan secara optimal tanpa bias.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved